Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Simon yang tadinya masih linglung, langsung rileks mendengar kata-kata Bibi Rina. Dia tersenyum sinis, “Apakah menyenangkan dia selalu berakting, kalau mau mengarang kebohongan yang masuk akal sedikit, suruh dia cari tahu apakah ada kasus kematian akibat donor sumsum tulang.” Bibi Rina tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. Dia hanya mengulang, “Kasihan, dia meninggal di dalam rumah selama berhari-hari sebelum ditemukan...”
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 633 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
Keris Darah Candramaya

Keris Darah Candramaya

Namun pertarungan mereka terhenti saat suara bariton Arya Balaaditya mengalun, "Gusti Prabu Adi Wijaya telah wafat! Jatuhkan senjata dan menyerahlah!" Di saat orang-orang dari kubu Danadyaksa menjatuhkan pedangnya karena raja mereka telah wafat. Danadyaksa menggunakan kesempatan itu untuk kabur saat Candramaya sedang lengah. Sedangkan Damayanti Citra terduduk di lantai dengan ujung pedang mengarah kepadanya. Kemarahan Wismaya yang memuncak hendak mengayunkan pedangnya ke leher wanita itu. Namun, tangannya terhenti saat Damayanti Citra merubah wujudnya menjadi Padmasari.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
Cinta sang Asmara

Cinta sang Asmara

Ibu yang semula tengah duduk di sofa tiba-tiba berdiri dan menghampiri Asmara dengan panik. “Asmara, ada apa?” Suara Ibu terdengar berdengung di telinganya. Pandangannya semakin memberat dan begitu pula dengan tubuhnya. Asmara tidak lagi bisa merasakan berat tubuhnya sendiri. Semuanya terasa mengambang. Bahkan setelah sosok lain datang merengkuh tubuhnya Asmara tidak menyadarinya. Dengan nafas terengah Asmara terjatuh tak sadarkan diri.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
Pewaris Tahta Pedang Ashura

Pewaris Tahta Pedang Ashura

“Uhk!” Sayangnya, Pedang Ashura mencabik pelindung lengan perak itu. Tanpa artefak spiritual di tangan Juditnya, Pedang Ashura segera menembus tenggorokannya. Mata Judith membelalak tak percaya saat dia jatuh ke tanah, tak bernyawa.
9.623.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 760 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
ARIGATO SEMUANYA! SEPERTINYA, UNTUK SEMENTARA WAKTU NASKAH PTPA AKAN HIATUS! NANTIKAN KEMBALI KEHADIRAN LOYD DI BENUA ARKAN!!! ARC 2 : BENUA ARKAN - PEDANG KELUARGA SALAZAR DAN KELUARGA BURUNG FENIKS
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

“Dulu, dia merebut segalanya. Tanah, kehormatan, keluarga… hingga meninggalkan luka yang tak pernah sembuh. Hari ini… waktu untuk membalikkan keadaan sudah dekat.” Suaranya makin tenang, namun justru semakin mengerikan. “Satu nyawa bangsawan Mataram mati, Mataram akan berguncang. Dua yang mati… dan Sutawijaya akan merasakan sakit yang dulu pernah ia berikan pada orang lain.” Sebuah tawa lirih keluar dari mulutnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Dia melunasi semua hutang keluargaku, mengurus pemakaman ayahku, menarikku keluar dari abu kehidupan yang nyaris membakarku habis. Tiga tahun penuh, dia selalu mendampingiku. Selalu ada. Aku sempat percaya… mungkin inilah bentuk penyelamatan yang selama ini kutunggu. Namun, tepat di malam sebelum pernikahan, tanpa sengaja aku mendengar percakapan Rangga dengan sahabatnya... “Kamu serius mau nikah sama Vanya? Nggak takut, suatu hari dia tahu… kalau kematian ayahnya dan bangkrutnya bisnis Keluarga Devara itu ulahmu?”
28.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
Pendekar Golok Naga Biru

Pendekar Golok Naga Biru

Wirapati dihukum dengan cara dipancung dan Atmaja dengan dihukum gantung. Laraswati tidak henti hentinya menyalahkan dirinya sendiri atas kematian dua orang yang dicintainya. Seandainya waktu itu dia menerima lamaran pangeran ketiga untuk dijadikan selir mungkin kejadian ini tidak akan terjadi pikirnya. Tiga hari setelah kematian Wirapati dan Atmaja, Serongpati mendapatkan Laraswati terbaring tak bernyawa dengan luka sayatan dipergelangan tangannya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
Cinta Gita

Cinta Gita

Sepasang matanya melebar, menatap foto AKP Khrisna Wijaya yang bersanding dengan nama Kompol Baskoro Adi di kolom identitas jenazah korban penembakan Banyuwangi empat tahun lalu. ​Keheningan yang mencekam langsung menyergap ruangan itu. Ibu Salsa yang ikut mengintip dengan mendekati sofa suaminya langsung menutup mulut dengan kedua tangan, menahan pekikan syok yang tertahan di tenggorokan.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas

Awas! Nona Kali Ini Menolak Ditindas

tanya Atarik di dekat wajah Queen yang terkejut. Spontan Queen ingin memukul Atarik, tapi kalah cepat karena Atarik berhasil menangkap tangannya dan mengusap lembut. Andai Queen tidak sedang terluka, sudah pasti ia akan memberikan pelajaran kepada Atarik yang semena-mena padanya. "Jadi seperti ini cara lo balas budi? Ck, nggak tahu terima kasih. Jika gue nggak nolong lo, mungkin sekarang lo udah mati." Atarik berucap datar.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

seru Ki Lunggana, bergegas mendekat. “Santaka… Santaka sudah mati, Paman,” bisik Anggrawati, air mata jatuh membasahi darah di pipinya. “Dia tewas. Kami… kami aman.” Kematian Santaka adalah akhir dari pengkhianatan terburuk dalam sejarah Jati Sakti. Murid-murid lain dari Kala Durga telah melarikan diri, dan seluruh padepokan akhirnya selamat dari rongrongan musuh yang menyusup.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai aswatama mati di tangan siapa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status