Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

Terkejut si kumis tebal bukan main. Dari benturan tadi sudah merasakan seberapa besar tenaga dalam Kameswara yang memegang senjata aneh itu. Karena setahu dia kujang itu bentuknya kecil dan tidak digunakan sebagai senjata. "Pendekar dari kulon rupanya!" gumam si kumis tebal. "Dia pasti kerabat istana Mataram yang berasal dari kulon!"
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Aku berseru yang sudah duluan duduk di salah satu kursi di dekat sisi meja. “Oke, Mama ... Kami segera ke sana!” jawab mereka bertiga serempak bagai paduan suara yang siap beraksi saja. Tapi, aku senang melihatnya. Wow! Mereka sangat lahap makannya. Sesekali suamiku menyuapi Andin juga Andita. Tiba-tiba Andita berceletuk, “Nasi goreng buatan Mama memang selalu the best, deh,”
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Pada saat yang sama pula, mata asura mengirim energi batin yang berhasil mengunci ruang gerak lawannya. Terima kasih telah menunggu update Lanting Beruga, semoga cerita hari ini dapat menghibur teman-teman sekalian. JIka kalian berkenan, bisa membaca Bimantara Pendekar Kaki Satu, atau pula Legenda Kitab Surgawi. Semuanya adalah cerita silat yang sangat seru.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104.7K kali sebagai cerita silat surya mataram
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

Ttu tuk ttuk ttuk Titir kentongan dibunyikan,memecah keheningan pagi saat matahari mulai meninggi. Para murid Padepokan segaran pun segera berkumpul. Padepokan segaran adalah perguruan silat yang cukup besar, ada sekitar dua ratusan murid yang belajar di sana laku-laki dan perempuan. Para murid berkumpul dekat panggung besar depan aula padepokan, Kabar tentang pertikaian Bimantara dan Permana sudah menyebar semalam. Murid-murid pun sudah tak sabar melihat pertarungan dua pendekar andalan padepokan segaran. Ya, Nyi Dewi pada akhirnya merestui pertarungan demi menyelesaikan ganjalan hati antara Permana dan Bimantara.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

(Eneng; anak kerbau dalam bahasa Sunda) Aruni menjawab pada akhirnya, “biasa Pak Haji, anak padepokan,” H Karim menangguk paham. Hanya dengan menyebutkan anak padepokan, berarti berhubungan dengan silat. Silat berhubungan dengan perkelahian. Bukan penyakit yang mengakibatkan gadis itu dirawat tetapi luka akibat berkelahi. H Karim tak ingin melanjutkan pembahasan, apalagi melihat penolakan gadis itu. “Ummi, saya pamit, syafakillah Neng Salwa,” katanya singkat menatap Salwa yang memejamkan mata, pura-pura tidur dengan bibir yang manyun.
10146.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Dunia Silat

Sang Penguasa Dunia Silat

"Ini ... Kitab Ilmu Sukma Penghancur Hati yang legendaris itu?! Tidak mungkin! Apa aku sedang bermimpi?" Benua Tingyan pernah dihujani beragam rumor yang beredar di dunia persilatan. Salah satunya yaitu tentang Kitab Ilmu Sukma Penghancur Hati— sebuah kitab legendaris yang dikemas dengan rumor berlebihan.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Gurame goreng asam pedas manis, ditambah gulai nangka muda kesukaannya sudah tertata di sana. "Hmm, dari aromanya aja udah wangi," puji Bi Ayu, mengendus asap yang mengepul di atas hidangan itu. "Kalau soal masak, ibu emang jagonya," sbung wanita itu, semakin memujiku. "Tapi saya kalah cantik dengan istri barunya Bapak, Bik," jawabku, terlihat jelas sesal di wajahnya. "Makanya Mad Andra selingkuh."
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta yang Mematikan

Jerat Cinta yang Mematikan

ucap Rubby berusaha untuk melindungi diri. "Aku menemukannya!" pekik Betty senang dan menghentikan larinya lalu berbalik menatap dua pria yang mengejarnya, "Kau ingin mencobanya?" tanya Betty dan mendekatkan alat itu pada perut pria di hadapannya. Seketika pria itu terkejut dan terlonjak mundur. Betty menatap alat di tangannya tidak percaya, "Ini menakjubkan!"
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
Gerilya Di Balik Seragam

Gerilya Di Balik Seragam

Tak lama kemudian, peta sederhana tentang aliran sungai muncul di hadapan mereka. Setelah Kariman keluar, Surya bertanya pelan, “Apakah informasi itu bisa dipercaya?” “Bisa,” jawab Wiratmaja mantap. “Anak itu setiap sore memancing di sana. Ia hafal lekuk sungai seperti telapak tangannya sendiri.”
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

Dia duduk di kursi penumpang dan memandangi mobil sport mewah yang dikemudikan Al ini. Hatinya gatal. Ingin sekali memiliki mobil seperti ini. Namun, mobil sport semacam ini belum diproduksi secara massal, jadi dia hanya bisa mengidamkannya. Ketika mereka tiba di kediaman lama keluarga Ciayadi, mereka berdua keluar dari mobil. Margareth dan Saraswati duduk di sofa dan mengobrol. "Lihatlah betapa parahnya Envan dipukuli. Hatiku sangat sakit sehingga aku bahkan tidak bisa makan hari ini." Saraswati nampak menyeka air matanya.
1051.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai cerita silat surya mataram
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status