Heavenly Rift
“Ada akar besar.”
Kereta menukik miring menghindar, kayu memekik. Anza menahan Leo dengan tubuhnya. Dari atap, langkah ringan menjejak—Arra mendarat, satu lutut, katana di tangan. Matanya menatap ke dalam kabut, napas pendek, fokus penuh.
“Dia di sini,” kata Arra pelan.
Hot Chapters