Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Tapi Arga merasa… tempat itu lebih dari sekadar ladang kosong. Saat mereka sampai, kabut mulai turun pelan. Dua batu besar berdiri diam di tengah tanah lapang. Ukurannya tak biasa. Tidak bulat seperti batu pada umumnya. Tapi seperti… potongan dari sesuatu yang lebih besar. > “Kayak… gerbang,” gumam Ningsih.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Batu yang penuh dengan sesajen busuk yang sudah lama tersimpan di bawah sana. Entah apa yang aku pikirkan saat itu. Tiba-tiba, DUAGGG Kakiku secara refleks menendang batu itu dengan sekuat tenaga, dan berteriak di depan batu itu tanpa mempedulikan bahwa mungkin saja, makhluk yang diam di batu itu akan murka atas apa yang aku lakukan. “HEY!!! BALIKIN ANAK MANUSIA YANG ADA DISANA!!” DUAGGGG
10126.4K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as bab keras seperti batu
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Read All Reviews
SI KEPALA BATU JATUH CINTA

SI KEPALA BATU JATUH CINTA

tanyaku serius. "Saya tidak tau. Tadi saya mendengar ada suara ledakan yang sangat kerasa di arah kamar Tuan besar, lalu saya dan Ibu bergegas melihat ke sana. Tiba-tiba Tuan besar sudah tergelatak di lantai," paparnya dengan sangat jelas. "Ledakan apa?" Mami di manana?" tanyaku pula. "Nyonya besar tidak ada di rumah. Saya tidak tau ledakan apa itu, terdengar seperti petasan namun, sangat besar bunyinya!"
106.5K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
Fall In Love

Fall In Love

kata batara Tapi tentu saja, ada raut wajah tegas dan nada bicara tak santai disana. Dan teman-temannya tahu, dia tidak sedang main-main dengan kata-katanya saat ini. Mereka mengenal batara sebagai tipe yang tidak suka banyak bicara. Tapi jika dia merasa sudah terlalu berlebihan, maka dia akan langsung bertindak. Dia tidak pernah terlibat pertengkaran konyol. Dia hanya akan meladeni mereka ketika itu sudah menyangkut teman-temannya.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

"Aku cuma anak biasa... tapi kenapa aku merasa kehilangan sesuatu yang bahkan belum terjadi?" Air di tengah mereka tiba-tiba bergetar. Cahaya biru pucat muncul dari dasar genangan. Dan di tengahnya, perlahan, muncul batu kecil—berbentuk lidah, namun bertekstur seperti telinga. "Nada kedua..." bisik Rakasura. Ia mengulurkan tangan, mengambil batu itu. Begitu disentuh, batu itu meleleh menjadi cahaya dan meresap ke dalam gelang di pergelangan tangannya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

"Iya... Kakekku sudah tidak sabar melihat batu yang selama bertahun-tahun kami cari." Ia mengangkat batu kusam berwarna kehijauan itu dengan kedua tangan penuh hati-hati, seolah sedang membawa benda yang sangat rapuh. Melihat perlakuan Kailen terhadap batu tersebut, rasa penasaran Ujang kembali muncul. Ia benar-benar tidak mengerti. Baginya, batu itu tidak lebih dari bongkahan kusam yang penuh lumut.
1029.6K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
ES BATU

ES BATU

Naya: gila, random bgt si Gavin: Jawab aja ih cepet, suka makan batu? Atau nyemilin? Naya: SUKA VIN Naya: SUKA BGT, SAMPE2 GUE STOK DI KULKAS Gavin: Oh pantesan lo punya maag🤔 Naya: wft?!☺️ Gavin: Batunya suka digoreng apa langsung dimakan? Atau mungkin lo jadiin lalapan?
107.1K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Ia sudah memeriksanya berkali-kali: bukan logam, bukan mineral biasa, tapi sesuatu yang tak bisa dijelaskan oleh ilmu geologi modern. Ia mengetuk permukaannya pelan. Batu itu mengeluarkan bunyi rendah — bukan gema, tapi seperti detak jantung. “Masih hidup,” gumamnya tanpa sadar. “Masih hidup apanya?” Suara di belakangnya membuat Larisa tersentak. Itu Bram, rekan penelitiannya yang suka bercanda. Larisa tersenyum kecil. “Batu ini… aneh. Aku merasa seperti dia bernafas.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

tebak Baraka. "Bukan!" "Lalu, apa?" "Aku juga tak tahu. Tapi, kalau batu, kenapa bisa melompat-lompat seperti itu?" Baraka terdiam. Kemuning turut terdiam. Ketika benda-benda bulat yang tengah menggelinding dan melompat-lompat sudah dekat di hadapan mereka, memekik paraulah kedua muda-mudi itu penuh rasa nyeri dan giris. Benda-benda bulat itu ternyata kepala manusia!
1030.5K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

Aku mencondongkan badanku, berniat memeriksa batu tersebut dengan lebih dekat. “Mau dilihat dari mana pun... Ini sih batu... - Eh? Barusan... Batunya bergerak?” Aku memicingkan kedua mataku, tak yakin dengan apa yang barusan kulihat. ... Batu tidak mungkin bergerak kan? ... Tidak! Dia memang bergerak! Benda ini bukan batu! Itu ada kakinya!
103.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as bab keras seperti batu
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status