Catatan Luka Istri Rahasia
"I—ini sementara, kok. Malah kemarin, dari leher ke bawah, nggak bisa digerakkin, Pa. Setelah latihan sama Mas Satya empat bulan, tangan-tangan aku udah gerak. Walau bagian perut ke bawah masih ... aku belum bisa kendaliin."
"Medina ...." Papa memanggil putus asa. "Kamu bilang itu 'sedikit' masalah? Kamu ... kamu nggak bisa jalan, Nak. Kamu bahkan ...." Papa memegangi dadanya, menggunakan tangan yang aku genggam. "Kamu kehilangan anak kamu. Kamu bilang itu sedikit masalah?"
Aku langsung menenangkan Papa karena beliau tampaknya tidak terlalu kesakitan. Namun, tetap, Mas Satya memanggil perawat dengan menekan tombol dalam ruangan ini.
Hot Chapters