Dimanjakan sang Majikan Tampan
Orang-orang memilih ojek online yang kapanpun bisa dipanggil dan tujuannya pun tidak terbatas di jalan-jalan besar.
Cahya menilik beberapa kali ponsel. Lima menit, sepuluh menit, dan sekarang sudah hampir tiga puluh menit. Belum ada tanda-tanda bis lewat, sedangkan Cahya tidak tahu jadwalnya.
Saat memeluk tas, Cahya baru teringat ada buku yang dibawanya. Untuk jaga-jaga nanti sore, dia membuka dan membacanya. Sengaja tadi pagi dia membawa buku yang paling kecil dibandingkan yang lain. Setidaknya tidak memberatkan, untuk kali pertama.