Diantara Larangan dan Perasaan
Namun, aku tahu dengan sangat jelas bahwa aku dan Rama tidak memiliki masa depan bersama.
Jadi, aku menuliskan semua perasaan dan pikiran terdalamku dalam buku diariku. Jika saja Rama tidak menemukan buku diariku, mungkin aku masih bisa berpura-pura bahwa perasaanku terhadapnya hanyalah perasaan seorang keponakan terhadap pamannya. Namun, Rama menemukannya. Dia merobek buku harianku dan bertanya, "Bagaimana bisa kau punya pemikiran yang menjijikkan seperti itu? Apa kau tahu aku ini pamanmu? Walaupun nggak ada hubungan darah, kita tetap hanya bisa menjadi keluarga."
الفصول الرائجة