I Hate My CEO
Lily menatap mobil itu yang menjauh, lalu menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri.
Di dalam kost, setelah mandi ringan, Lily hendak berbaring di kasur. Ia baru saja menutup matanya ketika ponselnya berdering. Dengan cepat ia mengangkatnya.
“Halo, Bun,” sapa Lily.
“Sayang, bagaimana kabarmu?” suara bundanya terdengar hangat dan penuh perhatian.
Lily tersenyum, meski letih. “Aku baik, Bun. Hari ini… aku resmi jadi sekretaris CEO, Bun.”
인기 회차