Sang Penakluk
Tulus dan ikhlas aku jauh lebih lega dan rela jika Indira mendapatkan cinta yang selalu menjadi akhir dari pelabuhan terakhirnya.
Ternyata hidup ini sangat lucu dan pandai bercanda. Aku yang terlahir sebagai anak yang bisu dan tuli memiliki kesempatan untuk mencintai seorang wanita luar biasa seperti Indira.
Sayangnya, waktuku tidak banyak. Dalam kesempatan yang baik ini, melalui surat yang mungkin kurang layak ini, aku akan mengatakan dengan keyakinan yang teguh.
Indira sekarang adalah milikmu, Alden Aminata. Doaku untuk kalian.’