Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Ucap Rio "Kakak setuju dengan kamu Rio" Puji kak Sasa "Yaudah kita mulai sekarang latihannya ya" Lanjut kak Sasa. (Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi
101.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

Seperti siang ini, di jam istirahat kedua, ketika aku pergi ke perpustakaan untuk membaca buku kesehatan yang baru disumbangkan oleh dinas pendidikan, aku mendengar dua anak perempuan bergosip tentang Andra, alih-alih membaca buku. “Gue heran deh, sama kak Andra. Dia itu makan garam beryodium merk apaan, sih? Bisa-bisanya hebat dalam banyak hal. Bikin gue makin jatuh cinta,” kata Alsha anak kelas satu IPA 1 sambil menutup sebagian wajahnya dengan buku,
102.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
Marriage Express

Marriage Express

“LIAAMMM ... LO BACA PUNYA GUE SAMPAI SELESAI, YA?! IH! ITU BACAAN ANAK PEREMPUAN YANG UDAH BERANJAK DEWASA KAYAK GUE NGGAK APA-APA, TAU!” Ia jadi malu sendiri dan memukul bahu Liam, terutama lengannya yang paling dekat. Pria itu tertawa puas, tapi segera merangkul bahu Indira, membawanya merapat. “Tuh, udah nggak gerak. Udah aku kunci,” sahutnya dan Indira balas mendengkus sebal. “Bacaannya masih aman, kok,” sahut Indira membela diri.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 485 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Elen mengembuskan napas lega, lalu ia memandangi satu-satu orang yang tadinya tengah melahap makanan di restoran miliknya tersebut, tetapi harus terganggu dengan adanya keadaan itu. "Semuanya sudah beres, berkali-kali juga saya katakan, jika semua bahan yang kami gunakan itu high quality," ucap Elen, nada bicaranya penuh dengan rasa bangga.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Budi memperingatkan Fajar “Mending besok aku kasih Indira.” Fajar menggelengkan kepalanya “Aku baca dulu mau lihat bagus nggak isinya.” “Ngapain sih pakai baca segala? Mending kamu buat buku sendiri terus minta Indira baca.” Budi menatap malas pada Fajar. “Berisik!”
106.1K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
Rondo Ayu Milik Mas Bule

Rondo Ayu Milik Mas Bule

Alexei pun menyahut Alexei menjengit menahan sesuatu yang menguar bebas memasuki hidungnya, ia mengkerutkan dahi kala mencium aroma busuk dari tubuh mereka. Tiba-tiba perutnya bergejolak, sesuatu tengah menghantam organ-organ didalam dada untuk segera ia lepaskan. Alexei menoleh sekilas ke belakang menatap Assisten Harlan dan kembali lagi ke depan. melangkah lebar sembari menahan sesuatu yang hampir mencapai tenggorokannya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
Gadis Binalku!

Gadis Binalku!

“Lo kena pneumonia? Dari tadi cuma latihan buang napas?” “Amit-amit, ya tuhan. Mulut lo anj—” Brian memaksakan senyum di bibirnya yang terkatup. “Wahai saudariku yang budiman, perkataan adalah doa, jadi tolong berkatalah yang baik-baik.” “Dua belas menit. Tujuh ratus dua puluh detik. Enggak, sekarang tujuh ratus dua puluh dua, dua puluh tiga, dua puluh—”
1019.2K viewsOngoingAdded to Library 766 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Dia berdiri di hadapanku, lalu menamparku dengan kuat. Wajahku terasa sangat perih dan darah tidak berhenti mengalir keluar dari hidungku. “Kamu nggak malu muncul di sini? Kamu sudah lupa gimana kamu campakkan Collin dulu! Mentang-mentang Collin sudah kaya sekarang, kamu mau mendekatinya lagi?” Kemudian, semua orang mulai berdiskusi secara diam-diam untuk mengkritikku.
30.0K viewsCompletedAdded to Library 898 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

Bisik-bisik terdengar: “Dingin… seluruh ruangan terasa beku.” “Biasanya memang dingin, tapi kali ini… menusuk sampai ke tulang.” “Bagaimana Nona Ayla bisa tetap tenang di hadapan itu?” “AC kalah… aura Pak Adrian lebih tajam daripada biasanya.” “Dia menatap seolah bisa membaca pikiran Ayla.” Adrian membuka rapat dengan nada rendah, berat, seperti kapak menebas udara:
681 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Pembantu Cantiknya Tuan Muda

tanya MC. "Sudah," jawab Rindu. "Tolong bacakan Juz 18 surat Al-Furqon," pinta Ustadzah Ulfa. Rindu menghela nafas panjang sambil menutup matanya, kemudian memulai bacaannya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as bacaan bulu perindu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status