Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
IPRIT

IPRIT

Namun, mata yang terlatih bisa melihat kalau dia sedikit terhuyung. Kali ini Iblis Tengkorak menyerang Wisaka. Dia tidak punya banyak pilihan selain menyerang lebih dulu. Disalurkannya tenaga dalamnya ke tangan kanannya. Memutarnya sejenak di depan dadanya. Angin berkekuatan badai terkumpul di tangan kanannya. Wusss. Badai itu datang dengan segala ganasnya. Wisaka menghadangnya dengan jurus Tameng Matahari. Angin kencang itu berbelok arah seperti menabrak dinding kokoh.
1052.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Sistem Penjahat Terkuat

Sistem Penjahat Terkuat

Gelombang api membara menyapu seluruh makam. Cahaya merah memancar ke segala arah. Ubin lantai berubah membara, seolah gerbang neraka terbuka dan Api Karma Teratai Merah hendak membakar seluruh dunia. Kekuatan tersebut jauh melampaui bayangannya. Ini pertama kalinya Jiang Xin melepaskan Bab Matahari dari Jurus Pedang Penenang Kekacauan. Dia tidak menyangka kekuatannya akan begitu mengerikan.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Surya merapalkan mantra sambil berteriak, "Teknik Naga Dewa, Badai!" Aliran aura naga berubah menjadi badai dan menyapu ke arah bola air hitam di bawah. Dalam sekejap, badai tersebut langsung melahap bola air hitam dan membentuk badai yang berpusat pada bola air tersebut. Saat badai melanda, Surya mengira bola air itu akan pecah menjadi tetesan air yang tak terhitung jumlahnya.
9.9393.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.2K kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

Setelah mereka cukup puas bermain air, duduklah mereka di batu besar yang bermandikan terik matahari siang hari dimana panasnya tidak terasa karena kalah dengan hawa sejuk di pegunungan itu. “Hah!!! Hari ini aku sangat senang bisa bersamamu, rasanya ingin sekali untuk menghentikan waktu agar kebahagiaan ini tidak cepat berlalu,” ungkap Vanya. Anthony tidak berhenti menatap Vanya saat semua dunia dan keinginannya ada di hadapannya. “Ada hal yang lebih bahagia untuk kamu rasakan, apakah kamu mau tahu?” tanya Anthony. Vanya tertarik dengan pertanyaan Anthony, dia mengalihkan pandangannya dari langit cerah itu ke wajah Anthony yang gantengnya paripurna.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Penglihatannya sedikit kabur hingga sel darah putih membayang dengan jelas di mata wanita itu saking silaunya. Bulan ini Jogja sedang berada di awal musim hujan. Berita tadi pagi menyebutkan bahwa seminggu lagi akan memasuki puncaknya. Siang hari begini panasnya bisa membuat kepala pusing, dan sore hari hujan biasanya turun dengan awet hingga besok pagi. Seseorang di telepon kini masih saja bicara sampai membuat telinga Lian terasa lebih panas dari teriknya mentari di siang itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

Tanya aulya kembali. "Umi sakit...dysfunctional uterine bleeding atau DUB kak bisa disebut sebagai pendarahan rahim! Pendarahannya hebat kak terakhir kali umi kambuh, buat umi enggak sadarkan diri sampai 4 hari!" Sahut Nabil seraya menghapus bulir bening yang jatuh di pipinya. "Su-sungguh mi, separah itu kah umi?" Tanya Aulya lagi.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

​Cahaya matahari pagi baru saja menyingsing di ufuk timur kota Bai Ling, namun di sebuah gedung pencakar langit milik Keluarga Zhao, badai kategori lima sedang mengamuk. ​Zhao Jiayi berdiri mematung di depan layar televisi raksasa di ruang kerjanya. Wajah cantiknya yang biasa dipenuhi kelicikan kini sepucat mayat.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Badai hitam sangat besar seketika tercipta entah datang dari mana berputar membuat pusaran raksasa menghempaskan apa pun yang dilewatinya. Raja Samhu bertahan dengan menancapkan tongkat batunya ke dalam tanah, dimana dia baru saja hampir terseret oleh terpaan badai tersebut. Pusaran hitam dari badai besar mulai memercikan petir yang kali ini berwarna jingga kebiruan sesuai dengan warna energi naga. Petir itu menyambar ke sembarang arah di-iringi gelegar guntur yang saling bersahutan, membuat langit di sana seperti akan runtuh sekarang juga.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Malam yang panas

Malam yang panas

Kamera menyala, menangkap setiap gerak Reza. Seseorang sedang merancang kehancuran. Dan mereka belum tahu—badai baru akan datang.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Melalui pori-pori kulitnya, energi murni bertindak sebagai filter alami, menyerap esensi murni dari air dan memisahkan kandungan garamnya sebelum masuk ke dalam sistem sirkulasi tubuhnya. Sore harinya, langit mendadak berubah menjadi abu-abu gelap. Angin bertiup kencang, memicu ombak raksasa setinggi tiga meter yang siap menggulung perahu kecilnya. Badai samudra telah datang. "Datanglah," bisik Adit, matanya berkilat tajam menantang badai.
10599.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.4K kali sebagai badai matahari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status