Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku
Sekelompok mahasiswi—mungkin seumuran denganku, atau sedikit lebih muda—sedang duduk mengelilingi meja bundar yang penuh dengan nampan makanan cepat saji.
Mereka tertawa lepas. Salah satu dari mereka menumpahkan saus ke baju temannya, dan mereka semua terbahak-bahak sambil melempar tisu. Mereka makan es krim cone murah, menjilatinya dengan belepotan tanpa peduli image.
Mereka terlihat... bebas.
Mereka tidak memakai baju sutra yang gatal. Mereka tidak memakai perhiasan yang berat. Mereka memakai kaos oblong, celana jeans, dan sepatu kets yang nyaman.