Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JILBABER JUGA MANUSIA

JILBABER JUGA MANUSIA

Berdosa, dong? “Tapi aku sudah pakai ciput. Pakai baju juga di dalamnya pakai kaos. Aku harus bagaimana?” tanya Atika bingung. “Solusinya. Kamu pakai jilbab yang lebih tebal. Atau, dobel memakai jilbab dengan warna yang sama. Kalau kamu mau, bisa bikin sendiri untuk daleman jilbab. Kebetulan kakakku jualan daleman jilbab. Kamu mau? Murah, kok.”
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

“Ini jenis sutra tertentu, Yang Mulia. Sangat halus, tapi kuat. Biasanya dipakai untuk kemeja pria.” Alize tidak bereaksi secara langsung. Namun jantungnya berdetak satu kali lebih keras. “Kemeja pria?” ulangnya pelan. “Ya.” Pelayan itu mengangguk. “Bukan gaun wanita. Potongannya biasanya ringan dan menyerap keringat, dan tidak mudah kusut. Harganya sangat mahal.” Alize terdiam. Otaknya mencerna dan mengingat semua informasi itu. Suara air dan kain kembali terdengar di latar, tapi terasa jauh.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

“Pakaian kali ini berbeda,” “Maksud anda?” “Jubah musim dingin.” “Bukankah sudah ada satu toko yang menjualnya? Bahkan itu terbuat dari kulit binatang, tuan.” “Kita tidak memakai kulit binatang.” “Lalu dengan kain biasa? Apakah itu bisa tuan?”
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Catatan: Top or bot : Atas atau bawah Bispak : Akronim dari bisa pakai (sebutan untuk perempuan nakal) BAGIAN 14 POV ZULAIKA TERJEBAK DALAM KUBANGAN HITAM Papi membelikanku sebuah gaun selutut dengan kedua lengannya yang buntung. Gaun itu berwarna peach dengan bahan brokat tembus pandang yang dilapisi puring. Namun, lapisannya hanya sampai paha saja, sehingga dari paha sampai ke lutut tampak transparan. Astaga, ini terlalu minim. Aku merasa kurang pede dengan pakaian begini sebenarnya. Seperti orang yang mau pergi ke pesta ulang tahun saja.
1065.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Di berkata dengan pelan, "Terlalu tebal." Saat ini, pikiran Kayla kosong. Mendengar perkataan Theo, dia pun bertanya, "Apanya yang terlalu tebal?" Theo menarik tangannya, lalu mengusap pergelangan tangan Kayla sambil berkata, "Pakaian terlalu tebal, sulit dipijat."
9.6576.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.4K kali sebagai baju tebal
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Baca Semua Ulasan
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Saat ini mereka berempat sudah berada di toko pakaian khusus penjual baju ballet, semua model membuat tubuh ketiga laki-laki itu merinding. Bayangkan guys, badan kekar berotot pakai baju ballet. “Ayo dipilih kalain ingin warna apa?” tanya Kaila sangat antusias. “Terserah,” jawab ketiga laki-laki itu lemah tak berdaya. Kaila langsung membeli tiga baju ballet dengan ukuran jumbo agar bisa dipakai. Meski mulur tapikan dibadan mereka tetap susah. Ngerinya robek gimana?
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

balas Bee, menurunkan nada suara. “Memangnya lo mau nyumbang apa?” Akbi bertanya menyambung percakapan mereka tadi. “Baju,” jawab Bee mantap. “Aku mau buat baju rumahan untuk para ibu-ibu, tapi bukan daster ... jadi seperti stelan, atasannya bisa tangan panjang untuk yang berjilbab atau tangan pendek, lalu bawahan celana panjang dengan bahan kain yang dingin dan nyaman sehingga memungkinkan mereka bergerak bebas,” imbuhnya penuh semangat.
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

Kemudian mengangguk seolah sedang di bawah pengaruh hipnotis. Kutinggalkan ia di depan laptop untuk beranjak ke kamar mandi. Lengan double breasted coat-ku seperti baru saja direndam dalam airmata. Kulepas baju khusus para chef ini agar dapat dikeringkan dengan mudah. Bahannya yang tebal memang didesain agar tak gampang basah saat terkena cipratan benda cair. Namun, jika diguyur habis-habisan dengan air mata, tetap saja jadi tak enak dipakai. Sesuatu yang lengket menarik perhatian. Astaghfirullah. Ingus.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Menyesal Usai Talak

Menyesal Usai Talak

'Baju yang sangat cantik. Entah kenapa baju ini sama persis dengan model kesukaan Janah. Sebuah kaus tebal berwarna merah muda, berpita atas bawah dan lengan, juga ada tiba buah kancing. Tidak lupa juga dengan jahitan bunganya. Aku ingat betul, bahwa Janah memang menyukai baju yang seperti ini. Tapi bagaimana mungkin para santriwati mengetahui baju kesukaan Janah? Bahkan ini yang pertama kalinya aku membawa dia kesini.
10135.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Pengantin Pengganti

Mendadak Jadi Pengantin Pengganti

Jesika menatap kartu hitam yang bersemayam di dalam dompetnya. Jesika memasukkan kembali dompetnya ke dalam tas berjalan menyusuri gantungan baju yang berderet. Pakaian Jesika sudah sangat banyak dan tentunya dengan harga mahal-mahal. Pakaiannya yang Antonio belikan ketika dari Bali juga belum ia pakai semua. Lalu kenapa harus datang ke toko baju? “Permisi … bisa tolong bantu carikan aku setelan baju tidur?” Pelayan toko mengangguk. “Boleh beri contoh modelnya seperti apa, Nona?”
9.620.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai baju tebal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status