Tergoda Pesona Ibu Mertua
Pak Bambang mengangguk, “Gampang. Saya minta nomor Mbak, nanti saya hubungi. Takut ketahuan temen saya, bisa gawat.”
Tiara menyerahkan map cokelat berisi lamaran. “Ini, Pak, nomor saya ada di surat lamaran. Bapak bisa hubungi saya kapan aja.”
Pak Jamal kembali, dan Pak Bambang langsung bersikap biasa. “Oke, Mbak, lamarannya saya terima. Nanti ditunggu kabar, soalnya banyak yang melamar.”
Tiara mengangguk, berpamitan dengan sopan. “Terima kasih, Pak. Kalau gitu, saya pamit dulu.”