Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Luka yang Terpendam

Luka yang Terpendam

Sekarang dirinya baru merasakan suka dukanya hidup mandiri tanpa bantuan orang lain. “Nggak ada masalah, Jess,” diagnosa Dokter Anjar setelah memeriksa kondisi pasiennya. “Sepertinya kamu kelelahan sehingga hormon dalam tubuhmu tidak stabil. Akibatnya datang bulanmu tidak lancar.” “Oh, begitu ya, Dok. Syukurlah. Saya kuatir ada apa-apa,” ucap Jessica lega.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai bangun lagi dong lupus
Baca
+Pustaka
Noda Dalam Luka

Noda Dalam Luka

Segera aku ambil wudu dan lekas kembali ke gubuk, untuk menjalankan salat. Setelah selesai salat aku merasa aneh, seperti orang baru bangun tidur. Merasa mencium aroma wangi bunga kantil, tetapi sudah kucari tidak menemukannya. Kupandangi HP buatan Cina, yang tidak menyala itu. Aku ingat pesan Andi, yang harus merahasiakan HP ini dari Mas Rudi. Kembali kusimpan dalam lipatan celana dalam, sebuah tempat yang tidak mungkin dibuka oleh Mas Rudi.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai bangun lagi dong lupus
Baca
+Pustaka
Legenda Immortal Ling

Legenda Immortal Ling

ucap Ling Suang kembali berdiri "Ling Suang, mau kemana kamu?" "Membuat pil pelupa!" "Apa… bodoh, jangan lakukan itu!" "Tenang saja, aku hanya melupakan dirinya… bukan semua orang!" "Terserahmu saja!" Dua sosok turun dari atas atap bangunan, mereka berjalan menuju salah satu tempat untuk membuat pil pelupa. Pil pelupa adalah salah satu pil terlarang, tingkat kesulitan berada di atas semua pil yang pernah ada. Tidak berselang lama, dua sosok sudah berada di tempat sepi, Mo Heng melihat temannya membuat pil pelupa.
10114.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai bangun lagi dong lupus
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Dz
terimakasih teman-teman semuanya, author sedang nyiapin Cerita baru... insyaallah kalau ada kesempatan dan diberikan umur panjang, author memiliki rencana untuk membuat dataran merah perang melawan pasukan dunia persilatan
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Dokter, Jangan Menyentuhku Lagi

Dokter, Jangan Menyentuhku Lagi

“Kenapa, Sayang? Di rumah sakit yang baru nanti dokternya pasti lebih baik, tempatnya juga bagus.” “Tapi Kayla takut, Ma!” Kayla mulai terisak kecil, air matanya menetes tepat waktu. Kaisar mendekat dan pura-pura ikutan panik. “Kaki Kayla ini jahitannya hampir lepas tadi. Sakit banget. Om dokter Arga yang tahu persis bagian mana yang robek di dalam. Kalau ganti dokter baru, nanti kaki Kayla dibongkar lagi dari awal, diperiksa-periksa lagi, pasti sakit banget! Kayla nggak mau dibongkar lagi kakinya, Huwaaa …!”
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai bangun lagi dong lupus
Baca
+Pustaka
Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

ucap Skala, berusaha menaikkan kembali mood Luina. Mendengar rencana perayaan yang meriah, mata Luina kembali berbinar. Semangatnya langsung pulih. Ia melupakan sup krimnya sejenak dan mulai antusias. “Mau, Mas! Aku mau ikut! Itu pasti seru banget!” seru Luina, wajahnya kembali berseri. “Kita harus cari tempat yang paling pas buat lihat kembang api dari vila. Terus, nanti aku mau kita panggang marshmallow juga! Aku lihat di dapur ada, Mas!” Luina bersemangat.
10.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai bangun lagi dong lupus
Baca
+Pustaka
SEDIKIT LAGI, SAYANG!

SEDIKIT LAGI, SAYANG!

“Ini namanya purpura simplex. Kondisi ini lebih sering dialami perempuan, biasanya akibat kerapuhan pembuluh darah yang dipicu stres, kelelahan, atau faktor hormon. Tidak berbahaya.” “Ah…” Cindy dan Nathan mengembuskan napas hampir bersamaan, lega. Nathan spontan menggenggam tangan Cindy lebih erat, seolah baru saja melepaskan beban berat yang sejak tadi menekan dadanya. “Saran saya, Mbak Cindy sebaiknya jangan terlalu capek. Usahakan hindari pekerjaan berat yang membutuhkan banyak gerak tubuh,” lanjut dokter sambil menulis di rekam medis. “Untuk faktor dari dalam, bisa juga dipengaruhi obat-obatan tertentu seperti aspirin atau pengencer darah yang membuat darah lebih encer sehingga mudah me
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai bangun lagi dong lupus
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Langit

Bintang untuk Langit

Hingga Bintang mengingat ucapan yang didengarnya saat berada di rumah sakit, saat dia baru sadar setelah mendapatkan penanganan dari dokter. “Jadi, apa yang terjadi dengannya?” “Untuk saat ini, dilihat dari gejala-gejala yang dialami, saya mengindikasi kalau putri Anda mengidap penyakit lupus karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh itu sendiri. Tapi ini hanya indikasi saja, sebab itu kami akan melakukan tes darah dan yang lainnya lebih lanjut untuk memastikan.”
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai bangun lagi dong lupus
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Tagar #SuaraLiora langsung naik jadi trending nomor satu. “Kalau ada dari kalian yang pernah disalahkan atas sesuatu yang bukan salah kalian… aku ingin kalian tahu: kalian tidak sendiri. Luka kita mungkin berbeda, tapi keberanian kita sama. Kita bisa berdiri lagi. Kita bisa bernapas lagi. Dan kita bisa memilih untuk hidup dengan kepala tegak.” Ia meletakkan mikrofon dengan tangan yang akhirnya berhenti gemetar. Ruangan meledak dengan tepuk tangan panjang. Ada yang berdiri, ada yang berteriak namanya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai bangun lagi dong lupus
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG LADY

PEMBALASAN DENDAM SANG LADY

Luka itu memang mulai membaik berkat ramuan Tetua Lunar, tidak lagi sesakit sebelumnya, meskipun lukanya belum pulih sepenuhnya. “Lantas... kita akan pergi kemana, Joren?” tanya Anya. “Kita akan mencari penginapan terlebih dahulu, Nona,” kata Joren, suaranya terdengar mantap. “Meski tempat ini kelihatan aman, namun kadang-kadang masih ada orang jahat.”
1013.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai bangun lagi dong lupus
Baca
+Pustaka
DENDAM LUKA LAMA

DENDAM LUKA LAMA

"Ibu, masih ada keluhan apa? Saya lihat datanya tadi tensi sudah normal, suhu badan juga sudah stabil." "Masih agak pusing dan sedikit mual. Tapi sudah jauh lebih baik daripada semalam, Dok." "Semoga besok sudah jauh lebih baik, Bu." "Aamiin. Sebenarnya saya sudah terbiasa dengan vertigo yang tiba-tiba kambuh. Tapi untuk beberapa bulan ini, aman saja. Baru kemarin kumat lagi." "Mungkin Ibu banyak pikiran?" tebak Vania.
10182.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai bangun lagi dong lupus
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Laely Nurhayati
ceritanya menarik, bahasanya bagus, karakternya mewakili budaya kita pada umumnya yang menjunjung tinggi nilai dan norma, menggambarkan bhw penulis sangat menjunjunv tinggi nilai2 luhur budaya dan agama
moonrose
hmm kenapa vania maafin sagara? apa cinta bisa segitu bodohnya ya. 7bulan lost contac, tapi masih anggap suami dan akhirnya gak jadi cerai. apalagi tau alasannya knp sagara gitu ya harusnya vania tau diri sih.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status