Terjerat Pesona Duda Tampan
Jantungnya mendadak berdegup dengan ritme yang jauh lebih cepat dan tidak beraturan, bukan karena rasa geli lagi, melainkan karena rasa panik yang tiba-tiba datang menyerang seluruh kesadarannya.
Ia perlahan bangkit dari posisi tidurnya, duduk bersandar pada kepala ranjang sembari memegang dadanya sendiri yang bergemuruh tidak menentu. Alina menelan ludahnya dengan susah payah, menatap kosong ke arah pintu kamarnya yang tertutup rapat dengan pikiran yang mendadak menjadi sangat kacau dan dipenuhi oleh tanda tanya besar yang menakutkan.