Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

“Hanya agar kau bisa tidur tanpa merasa kehilangan kehangatanku.” Ia berdiri dan merapikan bantal Kael dengan gerakan alami—seperti seorang istri yang sekadar memperbaiki posisi suaminya agar lebih nyaman. Dengan cekatan, ia menyelipkan sachet kecil itu di bawah lapisan kain bantal, tepat di sisi terdekat dengan wajah Kael. Ringan. Terlatih. Tanpa suara. Beberapa detik berlalu. Aroma lavender perlahan menyebar tipis di udara, berpadu dengan wangi kain bersih dan kayu tua kamar itu.
9.938.5K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as bantal kasur
Show Reviews (30)
Read
+Library
Arum Naru
suka bgt sejauh ini, selalu tunggu bab baru nya, tapi semoga bab nya gak sampai 300an keatas kayak yg lainnya, udh sring stop baca novel gara2 dibikin mutar2 sampai ratusan halaman yg gak tamat2 soalnya, padahal bab awalnya bagus2. sekian sedikit saran dan semangat buat penulisnya
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Ia kemudian beralih ke tempat tidur, menyibak selimut bunga-bunga itu seolah sedang mencari mayat di bawahnya. "Sprei ini... aku berani sumpah baunya seperti detergen curah," gerutu Kaliel. Ia lalu menekan-nekan kasur dengan tangannya. KRIET! Bunyi per kasur yang tua menyahut protesnya. "Dan kasur ini? Ini akan merusak tulang belakangmu dalam satu jam." "Kaliel, ini motel pinggir hutan, bukan penthouse mu di Onyx!" Tatiana kehilangan kesabaran. Ia berjalan mendekat dan mencoba merebut bantal dari tangan Kaliel.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as bantal kasur
Read
+Library
My Tsundere Tara

My Tsundere Tara

dia bersorak lalu mulai memilih beberapa hal yang mungkin akan Krisna butuhkan dan memasukkannya ke dalam keranjang yang sudah Bam bawa, dengan penuh semangat. Sembari membiarkan Krisna memilih, Bam menjelajahi bagian-bagian lain. Langkahnya berhenti di rak yang terdapat ornamen dan hiasan meja cantik. Pandangannya tertuju pada sebuah bantal kuning berbentuk bunga matahari, yang langsung mengingatkannya pada sosok gadis kebo yang suka tidur di mana saja itu. Setelah menimbang beberapa saat, Bam mengmbilnya, segera membawanya ke kasir.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as bantal kasur
Read
+Library
Istri Muda Untuk Suamiku

Istri Muda Untuk Suamiku

cicit Bella menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. Untunglah dikamar ini tersedia dua selimut jadi dia hanya perlu berbagi ranjang dengan laki-laki aneh itu. “Besok Aku ingin beli bantal guling lagi,” ujar Bella dari dalam selimut nafasnya mulai sesak. “Terserah, sekarang mari kita tidur,” ajak Burhan.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as bantal kasur
Read
+Library
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

Hanya saja, aku harus menjeda aktivitas kala ada sesuatu yang terasa mengganjal di perut, tepatnya dari bantal di dalam dekapanku. Lekas aku menjauhkan benda empuk yang dilapisi kain berwarna cokelat ini, kuraba perlahan dan menebak-nebak kalau sesuatu di dalam bantal tersebut bukan lah gumpalan busa atau pun dakron. Akhirnya aku memutuskan untuk melepas sarung bantal, lalu membuka ritsleting bend aitu sampai gumpalan dakron di dalam terlihat dengan jelas.
1060.9K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as bantal kasur
Read
+Library
Istri Manis sang Pewaris

Istri Manis sang Pewaris

Davin menggelar kasur lantai itu di samping tempat tidur Jingga dan melebarkan selimut, lalu ia menggaruk dahi dan berkata, “Bantalnya ketinggalan. Kamu punya bantal yang nggak terpakai? Aku malas balik lagi ke kamar." Jingga mengembuskan napas berat hingga pipinya menggembung. Sungguh, ia ingin mengusir Davin dari kamarnya, tapi ia tak berani melakukannya karena khawatir Davin murka. Sekarang mood pria itu sedang baik, Jingga takut ia mengacaukannya. “Itu, bantal yang berdiri itu nggak kepake.” “Oh? Ini?” Davin mengambil bantal berwarna pink yang bersandar di headboard, yang ditunjuk Jingga.
10221.2K viewsCompletedAdded to Library 8.4K Times as bantal kasur
Show Reviews (37)
Read
+Library
Valenka Lamsiam
seru banget sama alur ceritanya. tegangnya dapet. bapernya dapet.pokonya bisa bikin nangis,marah,senyum² sendiri juga kadang bikin ngakak. selalu bikin kangen nunggu lanjutan up bab selanjutnya. suka banget sama karya kak Rosa Uchiyamana. i love you
eld
ini cerita termanis yg pernah aku baca sih. alurnya juga ga bertele tele, bener2 singkat, padat tapi sekali lagi manis. bahasanya juga enak dibaca, ga kaku dan santai gaya bahasa kita sehari hari yg buat baca jadi nyaman. big thanks to author udah buat cerita semanis ini ...️
Read All Reviews
Pernikahan Palsu (Aku Bukan Istri yang Diinginkan)

Pernikahan Palsu (Aku Bukan Istri yang Diinginkan)

Selain memiliki televisi 55 inci, kamar tidur utama memiliki kasur super besar berukuran dua kali lipat dari king size bed ukuran normal. Dibalut dengan seprai berbahan sutra serta bantal Nancy Corzine edisi terbatas. Sebenarnya untuk apa kasur sebesar itu? Namun pikiran Viona tidak bisa menepis bayangan tentang apa yang mungkin akan terjadi di atas tempat tidur itu sebentar lagi. Tanpa bisa dicegah, pipi Viona langsung memanas.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as bantal kasur
Read
+Library
Balas Dendam Berbalut Sutra

Balas Dendam Berbalut Sutra

Ada sentuhan modern namun tetap hangat. River mempersilahkanku masuk, dan kami berdua memasuki kamar tersebut. Cahaya lampu yang lembut membuat suasana semakin tenang. Ada sebuah kasur yang terlihat sangat nyaman di tengah ruangan, dikelilingi oleh furnitur dengan desain yang elegan. Sebentar …. “Kita harus berbagi kamar dan tempat tidur?” tanyaku dengan wajah horor. Kenapa hal itu baru terpikirkan olehku? Ya Tuhan!
1.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as bantal kasur
Read
+Library
Iveryne ; Mitos Pedang Iblis

Iveryne ; Mitos Pedang Iblis

“Aku harap aku tidak pernah pergi dari sini,” Calix bergumam, suaranya teredam karena wajahnya di telungkupkan di antara bantal yang terbuat dari serat alami yang lembut dan nyaman. Bantal-bantal itu disediakan di tempat tidur mereka untuk menambah kenyamanan saat mereka beristirahat di Gua Luminaria.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as bantal kasur
Read
+Library
Kill My Husband!

Kill My Husband!

“Kau bisa istirahat di kasur itu.” Kapan dia menyiapkannya? Bandit berdiri dan menyiapkan kasur itu dengan baik dengan dua bantal yang berjejeran. Tanpa sadar Izora tersenyum. “Kenapa ada dua bantal?” Bandit langsung menyorotnya bingung, seolah perkara dua bantal itu adalah hal yang normal dan tidak perlu dipertanyakan. “Kita baru dua kali tidur bersama, Kayman. Apa kau sudah terbiasa dengan itu?”
1021.5K viewsCompletedAdded to Library 707 Times as bantal kasur
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status