تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Penggoda Suamiku, Ternyata Sekretaris Pribadi

Penggoda Suamiku, Ternyata Sekretaris Pribadi

Sisi kanan, tepi kasur terdapat sebuah lingerie berwarna merah dengan penampilan yang tembus pandang. Sontak, Alexa terbelalak ketika melihat lingerie di kasurnya. Ia mengambil lingerie itu lalu melirik Barnett yang tertidur dan berpikir bahwa dia telah menyiapkan untuknya. Namun, satu sisi teringat dengan kejadian pagi yang menyebut panggilan sayang.
105.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 120 مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
Istri Kedua yang Tersakiti

Istri Kedua yang Tersakiti

"Tidak usah, Bang. Aku tidak apa-apa." Sementara itu, Novita terus sibuk memilih barang-barang. Ia mengambil beberapa set pakaian mewah, selimut bayi dengan bahan terbaik, dan berbagai aksesoris mahal. "Jelita," panggil Novita. "Kemari sebentar. Coba kau pakai ini." Novita menyodorkan sebuah bantal hamil yang terlihat sangat nyaman. Jelita menurut dan mencobanya.
102.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 81 مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Seprai putih dengan lis berenda berwarna emas, lalu belasan bantal dengan berbagai ukuran tertata rapi di sekitar headboard ranjang yang berlapis emas. Kasur ini begitu luas dan empuk, seolah bisa menenggelamkan tubuh Aliya. “Di-dimana ini?” Aliya tergagap bingung. Ia lalu melihat dirinya kini mengenakan piyama panjang berwarna krem yang entah sejak kapan ia kenakan. Saat Aliya tengah kebingungan, terdengar suara langkah di seberang pintu kamar.
105.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 160 مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
Kill My Husband!

Kill My Husband!

“Kau bisa istirahat di kasur itu.” Kapan dia menyiapkannya? Bandit berdiri dan menyiapkan kasur itu dengan baik dengan dua bantal yang berjejeran. Tanpa sadar Izora tersenyum. “Kenapa ada dua bantal?” Bandit langsung menyorotnya bingung, seolah perkara dua bantal itu adalah hal yang normal dan tidak perlu dipertanyakan. “Kita baru dua kali tidur bersama, Kayman. Apa kau sudah terbiasa dengan itu?”
1021.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 701 مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
Gelora Cinta Pria Arogan

Gelora Cinta Pria Arogan

Bantal itu, bantal favorit Rinjani yang selalu dia gunakan saat menonton TV, sudah tidak ada di sana. Brama duduk tegak, matanya mulai memindai ruangan. Perlahan, dia menyadari sesuatu yang aneh. Apartemennya terasa... hampa. Barang-barang kecil yang biasanya menghiasi ruangan itu—vas bunga kesukaan Rinjani, buku-buku yang selalu dia baca, bahkan selimut lembut yang sering mereka gunakan saat malam dingin—semuanya hilang.
2.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 57 مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
TERJERUMUS TEMAN KOS

TERJERUMUS TEMAN KOS

“Bantal itu, gua masih ingat kok semalam pas gua datang, nggak ada bantal. Dan juga satu lagi. Itu tisu di tangan lo. Lo kan orang yang nggak biasa ke mana-mana bawa tisu. Kayak apa-apa harus exactly higienis gitu.” “Hehehe ....” Alana meringis, malu, terpergok Zeline. “Habis nggak tega, Zel. Kamu kan udah kayak keluarga sendiri karena tinggal serumah. Masa’ tega lihat tidur posisinya nggak karuan begitu. Aku kasih bantal deh. Terus kamu tidur kayak semalem abis ngepet aja. Keringetan benget loh. Abis muter ke rumah orang kaya yang mana loh kamu? Haha… “ ‘DEEEGGGGG .... !!!!’
104.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 126 مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

terang Kamila membuat Gus Zainal hanya bisa menghela nafasnya panjang. Ia lalu lanjut mengecek pesanan selanjutnya, dari toko furniture "Razavi", dengan rincian satu pesanan namun dengan nominal cukup besar. 1 set kasur lantai lipat include mini bedcover dan bantal guling berbahan dakron kualitas hotel bintang lima. "Kamila, kamu ngapain beli alat tidur lagi? Kan dari pesantren sudah disiapkan?" komentar Gus Zainal lagi.
9.965.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.8K مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
TERHALANG RESTU MASA LALU

TERHALANG RESTU MASA LALU

Warna pada tembok itu sudah memudar dan menunjukkan cat yang sudah keropos dan butirannya bertaburan di lantai. Ia menatap ranjang tempatnya berbaring terasa keras seperti kasur jaman dulu. Dipan besi dengan bentuk kelambu berderit ketika ia bergerak. Ketika melihat bantalnya, baru mata Sani terbelalak. Bantal tersebut berwarna pink luntur dengan motif jadul bunga anyaman, di satu sisinya ada renda putih yang mengelilingi. “Aku mimpikah ini??” teriaknya
4.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 170 مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

Satu karung yang dibuka tadi, kami kerjakan secara keroyokan. "Kira-kira apa saja yang mesti dibeli nanti, Rin?" Aku menoleh Kak Kasih, meminta tolong lewat isyarat mata padanya. "Kasur, beli aja yang busa, lebih murah dari kapuk. Bantal sepasang. Tikar kecil, selimut, lemari plastik, magic com, kompor, panci, banyak juga itu. Lumayan duitnya, Rin ...." Kak Kasih merincikan.
1037.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.1K مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“Oke, yang itu mungkin salah. Tapi yang lain pasti bener!” Kantong ketiga dibuka. Ziva ngeluarin bantal bentuk tapal kuda. “Dan ini? Kamu pikir aku mau melahirkan di pesawat?! Ini bantal leher, Za!” Reza garuk kepala. “Tapi bentuknya mirip di katalog…” “Yang di katalog warnanya pink muda, bukan abu-abu bertulisan ‘Sleep Anywhere’!” Ziva menarik napas panjang, mencoba sabar. Tapi sabar itu hilang waktu liat isi kantong ketiga.
102.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 80 مرة ضمن bantal kasur
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
34567
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status