Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Merapikan hijabnya sebentar, Nissa beranjak mendekat pada Naira yang tersenyum riang menyambutnya. "Hallo, Mbak Nissa, apa kabar?" sapa sang pembawa acara. "Alhamdulilah, baik," sambut Nissa. "Jadi, sesuai yang di ceritakan Mbak Naira barusan. Nama cafe ini diambil dari huruf depan para owner, ya?" Nissa hanya mengangguk mengaminkan. "Nah, ini kan nama cafenya N'3. Berarti ada tiga orang harusnya. Mbak Naira, Mbak Nissa, dan ... satu lagi kalau boleh tahu siapa? Kalau orangnya ada, boleh di panggil juga."
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
My Sugar Mommy

My Sugar Mommy

Raut muka yang terlihat tegang lambat laun kembali normal. "Ada apa dengan restoran, Mom?" Aku hanya diam mendengarkan percakapan ibu dan anak. Sementara Atta dan Arsya sudah meninggalkan meja makan dan menuju ruang keluarga untuk menonton televisi. "Mommy buka sebuah Caffe di daerah Kebayoran Baru. Kamu pemiliknya Aska. Mas Pram yang handlle nanti. Dia kan seorang Chef," kata Sarah akhirnya.
9.2210.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai bara cafe
Tampilkan Ulasan (56)
Baca
+Pustaka
Felix Mantiri
cerita bagus penuh Drama, Romantis.. tapi sayang tidak selesai.. masukan aja.. kalau novel belum selesai jangan di posting.. membuat pembaca kecewa karena tidak sampai Ending ceritanya.. Terima kasih.
Septy
Wah, semoga sukses Pram MP nya... aq ngakak ngebayangin cicak ny ngetawain si Pram...minta ajarin cicak dong ... Semangat kk,Kren ceritanya.. diawal dh dibikin panas dingin Ama adegan nya.........️...️
Baca Semua Ulasan
Ratu Indigo VS Bad Boy

Ratu Indigo VS Bad Boy

Tanya Raga. Amira mengangguk. Dia sudah bisa melihat sekeliling sekarang. Amira baru menyadari jika cafe yang mereka datangi ternyata sangat bagus. Cafe bernuansa kayu dengan hiasan tanaman rambat dan lampu kecil yang berkelap-kelip. Tempat yang sangat cocok untuk anak muda. “Suka enggak cafenya?” Tanya Evan setelah Amira selesai melihat ke sekeliling. “Gue sempet cari di internet. Ini yang paling banyak rekomendasinya.”
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

Seorang waiter mengantarkan dua piring nasi goreng ke meja. "Apa menu ini ada di kafe?" "Enggak, hanya pesanan khusus. Aku yakin kamu pasti lapar setelah seharian bekerja. Ayo, makan. Thanks ya, Bar." Waiter yang dipanggil Bar menjawab, "Aye-aye, Cap." "Kamu kenal dia? Waiter itu?" "Ya, namanya Bara. Dan dia bukan waiter, tapi barista. Di sini tak ada waiter. Ayo, makan. Aku lapar."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Kafe tersebut bisa ditempuh dengan waktu 10 menit dari kafeku. Kuparkirkan motorku di parkiran lalu melangkah masuk kafe. Pelayan kafe menyambutku dan mengantarku ke tempat duduk. Aku duduk di salah satu kursi di dekat sebuah hiasan bunga-bunga. Pelayan memberikanku sebuah buku menu dan dengan cepat aku memilih salah satu menu andalan mereka. “Black Meal dan Lemon Juice,” ucapku lalu mengembalikan buku menu pada pelayan.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
I Hate You But Love You

I Hate You But Love You

"bentarnya Sampai kapan?" " bentar lagi... Lima menit lagi sayang.." "bukannya kamu mau rapat? mau penentuan Cafe kamu itu..." mendengar kata kafe Bastian lalu melonggarkan pelukannya pada sang istri. ia menatap Ara dengan tenang dan dalam. "Kalau untuk kafe, aku sedang memikirkan dengan baik. Cafe itu akan aku rombak seminimalis mungkin seunik mungkin dan aku akan mengganti namanya menjadi BARA CAFE.." Ara langsung mengernyitkan keningnya bingung.
9.9341.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.9K kali sebagai bara cafe
Tampilkan Ulasan (150)
Baca
+Pustaka
Fitria Puspa
Alhamdulillah...akhirnya up lagi....bikin babas jadi bucin ma Ara ya kak..please..biar tau rasa tuh si babas...trus Ara juga jangan cepet luluh ya Ama babas....sehat selalu kak..biar tetep bisa up...di tunggu kelanjutannya...semangat??????
Tri Fera Kurniawat
kalau saya ngalamin malah bukan pendonornya yg pilih - pilih tapi yg butuh donor yg pilih pendonor buat bayinya. beda - beda sich ya karena pandangan & ketentuan orang tentang donor ASI tidak sama. lanjut terus thor. ditunggu cerita - cerita yang lainnya yang gak kalah seru pastinya yaa.... heheheee
Baca Semua Ulasan
Hug Me!

Hug Me!

Intan berjalan beriringan dengan Bara menuju parkiran motor yang berada di kantor polisi, sambil ngobrol ringan seputar kenakalan Stif. "Gimana kalo kita makan sebentar, ada cafe deket sini yang nyaman tempatnya buat santai?" Bara berkata sambil menghentikan langkahnya. "Hmmm, gimana ya, oke ngak apa-apa." jawab Intan, sebenarnya ingin menolak tapi merasa sungkan karena Bara telah banyak menolong, apa salahnya jika hanya makan bareng di cafe. Dengan mobil Bara mereka berangkat menuju Café Brow, yang terletak tidak jauh dari sana, hanya butuh 10 menit untuk ke sana.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

Takdir Cinta (Rayyan dan Afikah) Spin off Ketulusan Hati Ami

ujar Renata menimpali. “Apa kamu suka, Ren?” tanya Arka sambil tersenyum manis. “Ya jelas sukalah, tempatnya bagus dan nyaman,” jawab Renata yang diangguki sama seperti yang lain. “Eh, nama kafenya juga seperti namamu, Ren. Renata’s kafe and resto,” ucap Afikah seraya menunjukkan buku menu di kafe itu ke dalam semua keluarga. Arka tersenyum tipis melihat semuanya tercengang.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Devil Intention - Bahasa Indonesia

Devil Intention - Bahasa Indonesia

Encounter 3 Sebuah Kafe di daerah Bilangan, Jakarta Barat. Benar kata Kayara, kliennya kali ini benar benar membuatnya syok dan tidak percayara. Kafe yang Aruna masuki yang sepengetahuannya hanya bisa dimasuki oleh orang yang sudah reservasi terlebih dahulu. Tanpa perlu memerlukan tanda pengenal, Aruna bisa mengetahui siapa kliennya sekarang ini.
9.427.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 912 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Pelanggan itu menyodorkan uang seribu di samping gelas, lalu pergi meninggalkan warung, tak mengambil kembalian. Meski merasa aneh, Euis kembali pada aktivitasnya menata dagangan. Ia meyampirkan jilbab ke bahu begitu dua wanita mengunjungi warung. Senyum ia berikan sebagai sambutan. “Ceu,” sapanya. “Kamu tadi ngobrol sama siapa, Is?” tanya wanita berciput kuning, Ceu Cucu. Matanya bergerak gelisah memandangi sekeliling arah.
9.774.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status