Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
One Night Stand With A Billionaire

One Night Stand With A Billionaire

Kafe-kafe di sini biasanya menempati bangunan bata merah dengan jendela besar, memungkinkan cahaya matahari pagi masuk dan menciptakan suasana yang hangat dan mengundang. Begitu pintu kafe terbuka, aroma kopi segar langsung menyambut, bercampur dengan wangi roti panggang, croissant, dan kue-kue yang baru keluar dari oven. Di belakang meja bar, barista sibuk dengan mesin espresso, menghasilkan suara gemuruh lembut dari uap susu dan denting cangkir. Pesanan datang silih berganti, mulai dari cappuccino dengan latte art yang rumit hingga cold brew yang disajikan dalam gelas sederhana.
1035.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 749 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Seorang barista datang menghampiri mereka berdua. “Selamat datang di Bean Palace Café, ada yang bisa kami bantu?” sapa seorang barista muda yang usianya mungkin sekitar 20 tahun. “Lo mau minum apa?” tanya Varen kepada Gladis. “Gue ngikut aja, Ren.” “Okay, cappucino 2 dan sacher cake 2!” Sang barista kembali membungkukkan tubuhnya tanda hormat, lalu pergi meninggalkan Varen dan Gladis untuk segera menyiapkan pesanan mereka.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Dive Back Into You

Dive Back Into You

Apa pelanggan cafe ini sebenarnya hanya ingin melihat Saka? Shana mengangguk tanpa sadar. Siapa coba yang tidak tertarik dengan pesona Saka. Namun di sisi lain, tipe cafe yang diusung lelaki itu terbilang unik. Bakery cafe yang ditawarkan Saka cukup menarik bagi yang ingin breakfast, brunch atau sekadar berbincang santai. Terdapat beragam baked goods dan minuman di cafe ini. Mulai dari macarons, cookies, cupcakes, muffins. Cream puffs dan jenis choux yang lain kesukaan Kiana juga tersusun cantik dalam etalase. Sandwich dengan banyak varian juga menjadi andalan tempat ini, bahkan Shana pernah mencobanya untuk mengganjal lapar. Untuk item minumannya ada coffes, milkshakes, smoothies, dan juic
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Tapi pikiranku kembali pada Nadira, aku belum sempat mengunjunginya, mudah-mudahan saja dia baik-baik saja. Akhirnya, cafe “Brew & Bite” terlihat di kejauhan. Lampu neon kuning keemasan, aroma kopi panggang menyambut. Kami parkir di di depannya, melihat sekitar mencari keberadaan Mbak Dini atau Pak Sumarna. Sekitar cafe ramai oleh pasangan muda, keluarga kecil, dan beberapa orang lainnya yang berlalu lalang. “Ayo Bim kita masuk! Tetap waspada," bisik Ardi.
1080.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
JERAT CINTA RENTENIR MUDA

JERAT CINTA RENTENIR MUDA

Siapa tahu di sana dia bisa menemukan petunjuk. Kafe yang mereka tuju adalah sebuah kedai berkonsep industrial dengan lampu gantung temaram. Aroma kopi arabika menyeruak dari balik meja. Beberapa pengunjung asyik mengobrol atau berkutat dengan laptop masing-masing. Bahtiar sudah memesan dua gelas cappuccino dan seporsi kentang goreng untuk teman ngobrol. Mereka duduk di pojok ruangan, agak jauh dari meja lainnya.
934 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Arka mengangguk setuju. Caraka melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata menuju coffee shop yang ditemukan Arka dari laman pencarian g****e. Tempatnya yang cozy, dan terutama menyediakan aneka makanan manis menjadi pilihan Arka. “Mau banana creamy pie, newyork cheese cake, nutella ganache—” “Arka, stop! Kamu bisa ngabisin semua?” Arka tersenyum. “Kan ada Abang.”
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 580 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Ia menggunakan kata ganti ‘aku’ karena Aila yang pertama memulai, jadi Sera ikut menyesuaikan agar tidak terkesan tak acuh. “Aku tahu kafe di sekitar sini yang cukup enak makanannya dan nggak terlalu ramai, ke sana sama aku, ya, Mbak?” tawar Aila dengan senyum terpatri. Sera tidak kuasa menolak. Dengan berjalan kaki, mereka sampai di kafe bernama Camellia. Bangunan mungil yang tempatnya asri. Sera takjub menemukan tempat cantik itu di pelosok Jakarta.
9.9880.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.1K kali sebagai bara cafe
Tampilkan Ulasan (211)
Baca
+Pustaka
Jihan Amara Arifin
mantab bat ceritanya aku suka banget. dari awal udah mikir kok judulnya turun ranjang, tapi kok aneh jalan ceritanya & karena kesabaranku menunggu updatean akhirnya tau alasan judulnya turun ranjang karena updatean terbaru ini & yaa udh curiga pas tokoh sarah masuk & bener ada hbngannya sama sera 🤗
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Bareksa

Bareksa

Ketika kita sebenarnya sedang malas untuk keluar rumah, tetapi orang yang kita cintai membutuhkan kehadiran kita, maka karsa akan muncul dengan kuat, hingga menimbulkan karya. Karya adalah hasil akhir dari gabungan cipta, rasa dan karsa. Karya adalah tindakan. Satu-satunya hal yang dapat dilihat oleh orang lain, sementara ketiga unsur lain hanya diri kita yang tahu... ... samar-samar Nala mendengar suara dering ponsel.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
SWEETHEART MAFIA

SWEETHEART MAFIA

Kafe kecil itu didominasi warna cokelat kayu dengan aroma kayu bercampur dengan wangi dari roti yang baru dipanggang. Satria memesan segelas teh dan sepotong roti bakar, sedang Aiza memesan kopi dengan krimer serta dua potong donat lengkap dengan gula yang banyak. Satria lalu mengobrol dengan pemilik kafe yang merupakan seorang pria jepang muda berambut dicat merah gelap. Mereka bercakap-cakap dalam bahasa yang tak dimengerti Aiza. "Aiza-San?" Pria itu menyapa Aiza dengan lembutnya. "Welcome to Tokyo."
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 613 kali sebagai bara cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status