Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Liontin Pemikat Hasrat

Liontin Pemikat Hasrat

ucap Miss Clara setelah menyudahi pelajara pertamanya. “Apa di dekat tempat ini ada kedai kopi atau cafe, Miss?” tanya Aizar yang tiba-tiba ingin menyegarkan otaknya dengan secangkir kopi panas. “Oh ada, di lantai dasar ada cafetaria. Kamu punya waktu sekitar 45 menit, pergilah minum kopi di sana, nanti kembali lagi ke ruangan ini,” ucap Miss Clara sambil merapikan file di mejanya.
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bara cafe
Read
+Library
Bukan Untuk Dicintai

Bukan Untuk Dicintai

Ia masuk ke mobil tanpa berkata apa-apa. Mereka mampir ke sebuah kafe kecil tiga blok dari kantor. Bukan tempat yang mencolok — justru karena itu. Arga memilih meja paling pojok, kursi membelakangi dinding, pandangan ke arah pintu. Kebiasaan lama. "Satu espresso, satu matcha latte, satu butter croissant." Arga memesan ke kasir tanpa membuka menu. "Matcha?"
461 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as bara cafe
Read
+Library
Living With You

Living With You

Sang koki di cafe ini. Naira mengangguk patuh, ia mengambil nampan yang di atasnya terisi dengan porsi makanan dan minuman. Mengantarkan pesanan itu ke meja mawar. Penamaan meja di cafe ini cukup unik, tidak seperti tempat yang lain hanya terdapat angka. Di cafe ini, penamaan meja ditandai dengan nama-nama bunga. Unik dan cantik, pikir Naira. "Selamat menikmati Tuan," kata Naira sembari meletakkan pesanan di meja.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as bara cafe
Read
+Library
Petaka Reuni

Petaka Reuni

Merasa tidak tahan melihat kemuraman dua orang paling berharga dalam hidupnya, Haris beranjak keluar. Dari teras Martabak Laris, jelas pemandangan yang ada di seberang jalan dari sela-sela lalu lintas kendaraan dan barisan rinai hujan itu membuatnya muak. Sebuah kafe yang bangunan dan catnya masih baru, resmi dibuka satu minggu yang lalu. Haris membaca tulisan yang dicetak besar-besar pada sebuah baliho dan tertulis "Kafe Aris".
102.8K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as bara cafe
Read
+Library
Istri Yang Dilupakan CEO

Istri Yang Dilupakan CEO

Dengan handphone- nya, wanita itu memindai barcode yang memunculkan menu, Bianca ternyata tinggal memilih dan membayar dengan barcode itu. “Kafe yang aneh, apa salahnya memesan langsung seperti biasa,” erang Bianca dalam hati. “Seperti ini menyusahkan saja,” gerutunya sambil memilih minuman coklat panas dan croissant kosong seperti yang Noel usulkan tadi.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 549 Times as bara cafe
Read
+Library
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

gelak tawa terdengar berbarengan dengan langkah mereka yang mulai memasuki pintu caffe. Caffe mungil bernuansa orange serta beberapa miniatur unik terpajang di setiap sudut ruangan, menjadikan suasana lebih tenang dan nyaman. Caffe Mangga, adalah caffe terenak dan terfavorit bagi Rena dan Inda. Tak jarang mereka datang hanya untuk menyeruput expresso dan matcha latte racikan pribumi berwajah Eropa di caffe itu. “Helo Nona Rina...” Sapa salah satu barista yang sudah hapal dengan Rena.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as bara cafe
Read
+Library
Kekasih Rahasia CEO

Kekasih Rahasia CEO

tanya Starla menawarkan. Arsya melirik ke arah etalase. Tampak di sana benerapa penganan seperti croissant, coffee bun serta brownies. Begitu menggeser mata ia menemukan Emil, pekerja café yang lain sedang tersenyum padanya dari balik counter. Arsya membalas senyum itu dengan anggukan kepala. Lalu ia mengembalikan pandangannya pada Starla. “Saya mau caffé latte, tapi khusus kamu yang bikin,” pintanya.
9.9167.3K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as bara cafe
Read
+Library
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

Yang ia tahu, pagi ini ia akan pergi ke tempat itu—tempat yang pernah menjadi rumah kecil untuk dua hati yang saling mencari. Lower East Side, belum terlalu ramai. Jalanan masih basah sisa hujan malam. Nara masuk ke dalam kafe kecil itu, yang dindingnya masih sama seperti dulu. Bata merah, aroma kopi yang menyambut dari kejauhan. Dan di sana, di sudut jendela, Bara duduk. Mengenakan jaket hitam sederhana, wajahnya seperti memuat ribuan kata yang tak pernah ditulis.
10598 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as bara cafe
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status