Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Looking for Happines

Looking for Happines

Chika berjalan ke arah meja Anita dan Hito, disana juga ada Indah. "Aduuuh, Kak Chika, selamat yaaa?" ucap Indah langsung memeluk Chika. "Makasih yaaaa Indah," kata Chika. Hito dan Anita juga memberikan selamat kepada Chika dan memberikan semangat untuk usaha barunya. "Thank's yaa? Kalian memang sahabat aku yang paliiiiiing the best!" ucapku memeluk mereka. Dug ... Dug ... Dug ...
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Anak laki-laki itu terus-terusan berseru heboh: “Bunganya mekar! Bunganya mekar” Hyuk, nama anak laki-laki itu. Putra semata wayang Ae Ri. Harta paling berharga di hidupnya. Hyuk sangat menyukai musim semi sejak usia enam bulan. Putranya itu mengoceh dengan bahasa bayinya dan menggerak-gerakan tangan ke udara setiap kali Ae Ri mengajaknya jalan-jalan ke taman saat puncak musim semi. Lalu, semenjak bisa berbicara dengan lancar dan jelas, Hyuk selalu heboh setiap kali melihat pohon plum di samping rumah mereka mekar. Setelah itu, anak laki-laki itu akan merengek ingin jalan-jalan ke taman sambil membawa camilan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
Haters

Haters

Kemudian terdengar seruan dalam bahasa jepang yang kurang gue mengerti. Satu menit kemudian, Hikari dengan rambut yang dikuncir dua muncul di layar laptop yang tengah gue tatap, disusul kak Hana yang sedang menggendong Yuki--si bayi laki-laki gembul yang pengen gue cubit--. "Hallo keponakan Tatha!" Seru gue antusias menatap dua ponakan yang menggemaskan itu. Hikari tersenyum sembari melambaikan tangannya, sedangan Yuki hanya mengoceh tak jelas. Tentu saja Yuki mengoceh, usianya baru sembilan bulan, sedangkan Hikari sudah berusia 4 tahun.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
My Future Huby

My Future Huby

Mereka saling memberikan tatapan permusuhan lalu mendengkus dan melipat tangan di atas dada. Conan tertawa lepas." Tuh'kan. Jodoh." "Ishh... terserah kamu!" sungut Zea keki. Ia bersedekap dada sambil mengoceh tidak terima ia berjodoh dengan Bima. Apaan, gue nggak mau deh nikah sama ni bocah. Mending juga nikah sama lee min ho. Yang ada gue bisa mati muda, kalo sampe berjodoh sama dia!
9.43.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
LOVE GAME

LOVE GAME

Mata Axcel nampak sudah mulai berair, dadanya terasa ngilu kala harus mengucapkan perpisahan. "Aku pernah berjanji akan berjuang sampai akhir untuk mendapatkan kalian kembali dalam hidupku lagi dan membahagiakan kalian. Tapi, setelah aku tahu bahwa kebahagianmu adalah dengan perpisahan kita, walau aku sangat hancur dan terluka dengan ini semua. Tapi aku akan melakukan apa saja, asal kamu dan anak kita bahagia. Termasuk mengorbankan kebahagiaanku…" lirih Axcel sembari menyeka air matanya yang kini mengalir deras tanpa bisa dibendung lagi. Kehengingan malam kembali membuat isak tangis Axcel terdengar dengan begitu jelas, suara angin seperti menjadi lagu pengiring yang mengiringi kepiluan yang
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
Brave Heart

Brave Heart

Lalu buru-buru menarik tangannya. "Maaf, Mas. Tidak sengaja," Seruni segera meminta maaf. Toh dirinya memang tidak sengaja. "Tentu saja tidak sengaja. Kalau sengaja, saya patahkan tanganmu," sahut Xander galak. Seruni menelan ludah. Apa seperti ini cara berbicara dengan pacar? Pandangan Xander juga tidak benar-benar mengarah padanya. Berkali-kali Xander terus mencuri pandang ke arah Nuri yang tengah diobati oleh kedua orang tuanya. Walaupun menang, tapi keadaan Nuri babak belur juga. Maklum saja, yang ia hadapi adalah seorang polisi wanita. Kemenangan Nuri atas Ariana pun di luar prediksi semua orang. Kalau ia sendiri, ia yakin bahwa Nuri bakalan menang. Karena ia tau, kekuatan benci atau ci
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

Dia menggulung lengan bajunya yang pendek dan mengambil bantal yang berada diatas ranjang. "Sepertinya kau mengajak ku perang!" ujar Byakta dan bersiap melempar bantal ke arah Speranza. Speranza terdiam. Dia berlari menghindari Byakta dan naik ke atas ranjang untuk mengambil bantal. Byakta yang melihat peluang itu langsung melempar bantal ke arah Speranza hingga membuat Speranza jatuh di atas ranjang.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
HOSPITAL Playdate

HOSPITAL Playdate

Yoga ikut tertawa, "kamu sedih? " "Kenapa? " nita balik bertanya. "Bukannya dia pacar pertama kamu, kalian putus karena pernikahan kita, dan sekarang dia memperkenalkan calon istrinya " "Nggak lah " nita tersenyum, "bukankah ini menandakan bahwa hati seseorang bisa berubah seiring waktu, begitu dia menemukan seseorang yang ternyata lebih baik dari mantannya "
8.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
Thanks For My Happy Ending

Thanks For My Happy Ending

Tanya Olin dengan raut wajah yang sulit dijelaskan. "Apa Ayah terlihat sedang bermain-main ? sejak kapan Ayah bisa bermain dengan perasaanmu selama ini, gadis manis" timpal Handoko kemudian menyentil kening Olin pelan. "Ayah, terima kasih" teriak Olin penuh semangat. Dipeluknya pria paruh baya itu dengan tenaga yang kuat. Olin tidak peduli jika Handoko akan kesulitan bernafas karena pelukannya, Olin hanya merasa bahagia sekarang, dan dia ingin Ayahnya tahu dan ikut merasakan perasaan bahagianya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
Defeat the Night

Defeat the Night

Setelah semua kedisiplinan dan pelatihan yang menyiksa itu, dirinya masih tidak stabil dan sensitif jika disangkutkan dengan manusia. Semua perspektif itu semakin menguat kala apa yang telah dia lakukan beberapa hari yang lalu pada salah satu anak manusia bernama Daniel Zaire itu. Karena tergoda dengan setitik darahnya, Victoria Everlasting seorang vampire murni kehilangan kendali atas dirinya. Melupakan semua pelatihan menyiksanya dulu dan tanpa mempertimbangkan hukuman yang akan menantinya hanya untuk menyerang dan mencicipi darah manusia.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai battle for happiness
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status