Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

Pertanyaan itu selalu berputar-putar di otaknya selama ini. Duduk di pinggiran alun-alun sendirian, Rian disuguhkan pemandangan di sekeliling alun-alun yang ramai dengan beberapa pasangan pria dan wanita yang sedang berpacaran. Mereka terlihat asik bercengkrama dan tertawa satu sama lain sambil menikmati matahari yang mulai tenggelam. Rian hanya bisa melamun dengan tatapan kosong di matanya. Hanya rasa iri yang menggambarkan isi hatinya saat itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

tanya Fikri menatap Safira dan Abraham intens kemudian, dan cepat mengalihkan pandangannya kedepan. “Iya.” jawab Safira singkat, menoleh kearah Fikri. “Kenapa harus pacaran, jika menikah adalah salah satu hubungan yang paling indah dan sah. Menurut saya pacaran itu tidak baik. Pacaran hanya buang-buang waktu, jika ada waktumu untuk menikah kenapa harus pacaran? Ingat didalam pacaran itu, terlalu banyak kebohongan dan tentu kamu tau dong, banyak orang-orang pacaran berakhir hamil diluar nikah. Bukan menyenangkan orang tua, eh malah bikin malu orang tua,” ujar Fikri mulai mengoceh, sedangkan Safira dan Abraham menghentikan kegiatan mereka, dan menatap Fikri diam.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Misunderstanding

Misunderstanding

“Iya, kita pacaran. Terus kenapa? Lo keberatan, pacaran sama cowok ganteng kayak gue?” Ara masih memperhatikan Saga, mencari jawaban atas semua perkataan yang dilontarkan laki-laki itu, tetapi dia sama sekali tidak menemukan kebohongan di matanya. Senyum samar terlukis di wajah cantik Ara yang tidak sedang mengenakan kacamata tebalnya. “Kalau kita pacaran, tapi bukan berarti kamu bebas nguntit aku ke mana pun aku pergi, kan?”
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Saat situasi mulai mendingin, paparazi melempar api baru ke dalam bara: sederet foto malam hari, diambil dengan lensa panjang dari balik kaca restoran. Gilang duduk di meja bundar, tertawa lepas bersama seorang perempuan muda yang tidak dikenal publik. Lampu gantung temaram menyorotkan bayangan hangat di wajah mereka, menciptakan kesan keintiman yang sulit diabaikan. Judul besar menyambar: "Diduga Pacar Rahasia Gilang Tertangkap Kamera!" Caption-nya tak kalah provokatif:
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Menikah Tapi Tak Serumah

Menikah Tapi Tak Serumah

katanya. "Hm?" Feiza menyahut. "Bagi beberapa orang, pacaran itu diartikan sebagai taaruf." "Hah? Emang iya?" Feiza bertanya tidak percaya. "Em." Fahmi sedikit manggut. "Itu yang kutahu. Makanya, ada orang yang meski katanya pacaran, mereka tetep berdiri di dalam garisnya. Nggak ada skinship, atau yang lainnya. Nggak ada sleep call berjam-jam. Nggak ada perhatian berlebihan. Nggak ada hak dan kewajiban yang mengikat atau ini itu."
1047.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Disia-siakan Suami, Diratukan CEO Tampan

Disia-siakan Suami, Diratukan CEO Tampan

balas para santri yang terdengar sangat menggelegar. "Baiklah pada Subuh ini saya akan menyampaikan sedikit tentang pacaran? Para santri di sini adakah yang sedang berpacaran atau mungkin menyukai lawan jenis?" tanyanya membuat para santri menunduk, ya terlihat raut wajah ketakutan mereka, namun berbeda dengan seorang perempuan yang malah menatap tajam lelaki di depan tersebut, ia merasa lelaki itu sengaja membahas masalah pacaran untuk menyindirnya secara halus. "Sebagian besar orang beranggapan bahwa pacaran adalah cara yang efektif untuk menemukan pasangan yang benar-benar cocok dengan kita, tetapi pemahaman ini sangat bertentangan dengan ajaran islam.
9.95.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Ucapan Nina berhasil membuat Bagas menoleh, "Kamu nggak pernah pacaran?" "Hmm, pernah. Tapi aku nggak merasa itu perasaan cinta. Ya, bukan berarti aku nggak suka sih. Tapi, kayaknya belum sampai ke tahap itu deh," Jelas Nina. Nina tak menyangkal, bahwa ia pernah beberapa kali pacaran. Hubungan itu pun tak ada yang menyakitkan, semuanya berjalan seperti biasa, normalnya orang pacaran. Selama beberapa kali pacaran, Nina senang menghabiskan waktu bersama pacarnya, jalan-jalan dan nonton ke bioskop. Tapi ia merasa hambar. Tak ada yang spesial, Nina tidak merasa bahwa 'Ini adalah orang yang aku cari selama ini'. Nina suka karena orang itu baik, hanya itu. "Emang cinta itu kayak gimana, Mas? Kamu
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Suami Titipan

Suami Titipan

“Mbak Char punya pacar? Gimana, sih rasanya pacaran?’ tanya Kinara menggumam entah kepada siapa. Charlotte dapat melihat pandangan gadis itu menerawang entah kemana. Sesaat, Charlotte membisu. Ia bingung bagaimana menyampaikan masalah terkait dengan bahasa yang baik dan mudah dimengerti. Ia tak dapat sembarangan bercerita. Anak zaman sekarang begitu kritis. Alih-alih menghindari pacaran yang memang ajaran agama Islam mengharamkan, mereka justru bisa semakin penasaran. Mereka bisa terjerumus bila tak dapat mengendalikan. “Kok, Mbak diem?” desak Kinara. “Aku gak ada niatan nyinggung apalagi nuduh Mbak. Tapi dari yang aku liat di film, gaya pacaran orang luar tuh bebas banget. Mereka bisa HS ta
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Semalam Bersama Tuan Presdir

Semalam Bersama Tuan Presdir

tanya Arumi. "Apakah dia kira setelah berciuman masalah selesai? Bukankah harus di nyatakan dengan serius?" tanya sambungnya. "Hah? Ritualnya? Sejak kapan pacaran ada ritual?" tanya Aruna kebingungan. "Bukan ritual seperti yang kau bayangkan ketika kita ke dukun pakai kemenyan. Bukan seperti itu! Tapi lebih pada ritual tentang pengungkapan perasaan antar pasangan. Seperti menyatakan perasaan cinta. Menurutku berpacaran ada hal yang sangat serius. Itu adalah komitmen dua orang dewasa untuk menjalani suatu hubungan," jawab Arumi.
1049.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai bayangan orang pacaran
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Saat Pamela sedang mentertawakan pemikiran Agam yang kolot, dia tiba-tiba menyadari sesuatu yang aneh dari ucapan Agam . Tadi, Agam mengatakan kata pacaran .... Mengapa Agam membandingkan hubungan mereka berdua dengan orang-orang yang sedang berpacaran? Pamela memikirkan kembali ucapan Agam dengan kebingungan, dia tidak memahami arti ucapan itu ....
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.9K kali sebagai bayangan orang pacaran
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Mei Ika
aku dh bca pamela, kalana dan agam udah diganti lagi cerita tentang jonson dan di ganti lagi dg philips.. syngnya cerita philips cuma aku baca sebentar. aku kira author bakalan nyelesaiin cerita pamela yg menurut ku belum selesai. teka teki yg belum terpecahkan. tapi sudah di ganti2 pemeran
Anava
Agam dan Pemela menikah lagi dan bulan Madu di bab 1895-1898 (Keluarga berkumpul kembali) loveeee... bgt .... Author sangat pandai membuat hati bertalu², emosi, bahagia benar² bisa membuat pembaca larut dalam kisah... Bikin cerita lagi dong Thor, tp jangan panjang² episode nya ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status