Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta
“Kamu Mey, kamu Mel! Kenapa kalian bisa melakukan ini? Kalian pikir, ini mudah untuk aku? Kalian tidak pernah tahu, bagaimana aku bisa berjalan dengan perasaan yang sangat bersalah ini!”
“Kak, bukan maksud kami seperti ini?” Lia membisu. Raut kekecewaan tampak jelas di wajahnya.
“Li, kami hanya ingin kebahagiaanmu,” sambung Meylani.
“Kamu bicara tentang kebahagiaanku, Mey? Kamu yakin? Apa kalian tahu, apa kebahagiaanku?”
Melati dan Meylani saling berpandangan. Mereka terlihat merasa bersalah, dengan kondisi Lia yang lemah seperti ini.
Hot Chapters