Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MEMORY

MEMORY

Ingatan Violet yang berhubungan dengan uang akan benar-benar tercatat jelas di otak kecilnya. "Vio mau nanam bunga ini banyak-banyak." Galang melongo di buatnya, mau di tanam dimana lagi? Halaman belakang sudah penuh, di tambah di depan rumah banyak sekali bunga melati yang belum di singkirkan Violet. Terkadang Galang merasa takut sehabis nonton film horror, ia sebenarnya bukan orang yang penakut. Tapi kalian bayangkan saja, malam-malam nonton film horror lalu kalian merasa haus, di saat kalian membuka pintu kamar aroma bunga melati langsung menusuk hidung, di tambah bayangan mbak kunkun tercetak jelas di pikiran.
9.93.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Beauty Lies in the Eyes

Beauty Lies in the Eyes

Dia mengingat setiap kejahatan dan intrik yang mengelilinginya, dan meskipun dia tidak bisa merasakan sakit emosional seperti orang biasa, ingatannya yang tajam membuatnya terus-menerus merenung dan mengalami trauma dari semua hal yang ia saksikan dan alami. Setiap hari, Shen Ying disiksa dengan kenangan-kenangan itu, dan dalam keheningan Istana Dingin, dia sering terjaga di malam hari, mengingat kembali setiap penderitaan yang pernah ia alami. Dia bahkan bisa mengingat setiap detail dari apa yang telah ia saksikan meskipun hanya dalam sekejap mata. Racun iblis itu, yang mematikan namun sangat halus, membuatnya terasing dari emosi normal, tetapi membuat ingatannya menjadi sangat tajam.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Beauty in the Dark

Beauty in the Dark

Ia mengambil sebuah kamera, di hubungkan ke Televisi besar yang terdapat di dalam kamar Amanda. "Honey, masih ingat saat kita bercinta hari itu?" tanya Amanda "Bercinta? Amanda, apa maksud mu ini?" Jamie mulai berang Film yang terpampang di layar televisi membuat Rani tambah malu untuk melihatnya. Ia tak tahan berdiri di sana lebih lama.
105.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Beautiful Pain

Beautiful Pain

Athes kembali memberikan kecupan di kening putrinya. “Benar, kalau tidak ingat tidak usah dipaksa. Mommy tidak mau terjadi sesuatu padamu,” sambung Angela hangat dan tulus. Audrey terdiam sebentar. Kepingan memori ingatan Audrey mulai menyatu layaknya puzzle yang tersusun rapi. Dan seketika, mata Audrey melebar kala satu-satu ingatannya mulai muncul. Raut wajah Audrey memucat panik. Matanya mengendar ke sekitar, lalu menatap selang infus yang terpasang di tangan kananya.
10117.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Lalu ekspresi yang tertuang di wajahnya mengingatkanku pada seseorang. “HAAAH?! Oii, apa kau mulai kehilangan ingatanmu, Sofia?!” “Oh… Alisa, ya?” “Iyaa!! Bukankah sudah jelas…” Dia lalu mengibaskan rambutnya. “Aku Alisa Smith, gadis paling indah yang pernah kau lihat. Ingat itu baik baik dalam ingatanmu ya!” Sekarang dia terlihat sangat menjengkelkan. Tapi aku tidak bisa marah padanya karena faktanya memang benar. Dibanding denganku yang ‘sembrono’, Alisa dan aku bagai bumi dan langit. Dia persis seperti bunga terawat dengan baik. Meski sudah mengetahui faktanya, aku hanya bisa tertawa.
9.74.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
The Memories (BAHASA)

The Memories (BAHASA)

"Nggak bisa aku bayangin kamu pake rok, Mas." Gelak tawa pecah di sana. Bahagia. Itu yang mereka rasakan saat ini. Perjalanan mereka telah sampai di ujung yang lain, pintu kehidupan lainnya bersiap untuk dibuka. Semua ini memang berawal dari kenangan - kenangan kurang menyenangkan di masa lalu. Tapi bersama, mereka merajut memori indah mereka sendiri dari sini hingga ke masa depan. Sekarang, dan selamanya.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
My Beautiful FAT Girl

My Beautiful FAT Girl

Dan betapa terkejutnya dia saat melihat dirinya yang mengisi semua memori. Foto-foto itu diambil tanpa sepengetahuannya. Dia bisa melihat dirinya sendiri saat tertawa, saat makan, saat berbincang dengan teman-teman. Bahkan saat dia menunggu angkot hendak pulang. Semua tak ada yang terlewati. Begitu banyak foto dirinya dalam berbagai kondisi.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Kenapa tiba-tiba perasaanku jadi gak enak begini ya? ******* Kemesraan ini Janganlah cepat berlalu Kemesraan ini Ingin kukenang selalu Hatiku damai Jiwaku tentram disampingmu Hatiku damai Jiwaku tentram bersamamu… Terdengar lantunan lagu merdu yang di nyanyikan oleh penyanyi Indonesia Iwan fals dan Vina panduwinata. Sepasang anak manusia yang sedang memadu kasih di tepi sungai begitu menikmati lirik lagu tersebut yang berasal dari radio usang milik si lelaki.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
A bittersweet life

A bittersweet life

' "Aku pegang kata-kata mu, lusa aku tunggu Naya di depan apaetemen baru ku, peresmian apartemen baru ku kau harus membawa Naya, jadi kan dia hadiah dari mu kepada ku." 'Oke baiklah, akan ku bawa dia ke apartemen baru mu.' Darma mematikan ponselnya, disisi lain Eliana tersneyum senang. Dia sekarang berada di rumah Hara, dia sedang menyambungkan ponsel Naya kedalam ponselnya. Dia ingin mencari mencari tau apa saja pesan yang dia kirim dan apa saja yang mereka lakukan saat berada di rumah. Saat Eliana mulai menyambungkannya ke dalam laptopnya ada nama Kenzo yang tersebung. Eliana tersenyum senang, dia bisa mendapatkan dua sekaligus.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Remember When

Remember When

“Kamu ingat ulang tahun Lussi yang akan kita adakan di vila milik keluarganya di Malang?” Flashback pun terjadi. Otak Dante berlari pada kejadian lima tahun yang lalu. Hari di mana ia kehilangan Olivia. Hari di mana Olivia seperti raib dalam hidupnya. Hari di mana Olivia pergi tanpa kata. Bagaimana Dante bisa melupakan hari di mana ia mengalami kehancuran. “Hari itu aku diculik, Dante. Seseorang menyekapku.”
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai beautiful memories
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status