Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Valentine & Memories

Valentine & Memories

"Ini Dhimas teman satu angkatan loe, dulu kita sering sharing di perpus sekolah." "Oh...iya...iya gue inget. Loe Dhimas yang pakai kacamata itu kan ?" "Iya Meer, beberapa waktu lalu kita juga ketemu di mall dan loe buru-buru pergi." Meera mengingat namun gagal, memang dia tidak pernah peka dengan keadaan sekitar. "Gue dapat nomor loe dari Arka, cuman mau bilang Happy birthday Meer," Meera mengingat tanggal dan dia baru teringat perihal ulang tahunnya. Ya tuhan, seperti biasa dia tidak pernah mengingat hari ulang tahunnya.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as beautiful memories
Read
+Library
Memories of Jonathan & Emily

Memories of Jonathan & Emily

Menerima kenyataan kalau yang tersisa tinggalah kenangan? Kenangan yang selama ini tersimpan di dalam lubuk hatinya. Kenangan suka dan duka yang telah dirinya lalui bersama belahan jiwanya. Kenangan antara sepasang suami istri yang dipertemukan oleh takdir, namun dipisahkan dengan kejam oleh takdir itu sendiri. Takdir? Apa pertemuan antara Nathan dan produser itu juga merupakan takdir Tuhan? Bila benar begitu, apa ini cara Tuhan untuk memberitahu Jonathan kalau sudah tiba waktunya untuk menerima kepergian Emily dan fokus menatap masa depan?
103.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as beautiful memories
Read
+Library
Good Novel

Good Novel

An air we can't forget; A sunset's gold that gleams; A spray of migonette, Will fill the soul with dreams More than all history says, Or romance of old days. For of the human heart, Not brain, is memory; These things it makes a part Of its own entity; The joys, the pains whereof Are the very food of love. 5 She lays down the book. How true! how true! - but words are weak In sympathy they give the soul, To music - music, that can speak All the heart's pain and dole; Still making us remember most The love we've lost, the love we've lost. So weary am I, and so fain
7.922.6K viewsOngoingAdded to Library 790 Times as beautiful memories
Read
+Library
Kenangan yang Tertinggal di Musim Panas

Kenangan yang Tertinggal di Musim Panas

Akhir-akhir ini, semua orang di SMA Negeri 1 menyadari ada yang berubah pada diri Emilia Prasetyo. Dulu, semua orang merasa dia sangat bucin dan bodoh. Setiap hari, dia selalu berusaha mendekati Aaron Saputra. Namun, dia tiba-tiba tidak lagi muncul di hadapan Aaron, melainkan belajar dengan serius. Semua orang pun tertawa dan mengejeknya. "Apa gunanya belajar? Sudah terlambat!" Semua orang di SMA Negeri 1 mengira Emilia hanya cantik, tetapi bodoh. Tidak ada yang tahu bahwa dia sebenarnya hanya berpura-pura. Selama tiga tahun di SMA, Emilia menjaga nilainya tetap berada di ambang batas kelulusan dalam setiap ujian. Sampai ujian masuk perguruan tinggi hari ini, dia baru berhenti berpura-pura.
770 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as beautiful memories
Read
+Library
How Could We Go Wrong?

How Could We Go Wrong?

I wish that I could wake up with amnesia And forget about the stupid little things Like the way it felt to fall asleep next to you And the memories I never can escape Cause I'm not fine at all. Alana berada di sebuah coffee shop yang terletak di rooftop dengan view-nya yang sangat menyejukkan, santai, nyaman, dan dapat melihat pemandangan langit dengan indah sembari mendengarkan lagu Amnesia - 5 Seconds of Summer. Tampaknya Coffee shop yang memiliki live music memang tempat yang selalu Alana kunjungi ketika dia sedang patah hati. "Lo yakin mau ninggalin Jakarta?" Tanya Lily yang menyadarkan Alana dari lamunannya.
9.95.7K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as beautiful memories
Read
+Library
Amnesia

Amnesia

kata Keyla menghiraukan ucapan Juna. Juna mendengus kesal dan mencubit kedua pipi Keyla dengan gemas, sungguh Juna sangat gemas adiknya yang satu ini. Adik perempuannya sudah kembali seperti dulu walaupun ia kehilangan ingatannya. Setidaknya Keyla sudah kembali. *** TBC Sorry for typo !! Thanks for reading !!
105.8K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as beautiful memories
Read
+Library
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

Bermaksud agar Hamid dan teamnya bergerak untuk menangkap Paula. Sedangkan Hamid tertawa setelah menerima pesan tersebut dan tidak membalas apa pun dan Steven sendiri tidak berpikiran apa-apa,dengan percaya diri dia bersiap-siap untuk berjumpa dengan Paula. -The Apartemen 1008- Di dalam apartemen untuk golongan para berkantong tebal ini, Steven segera menghias tempat tidur dan memesan wine putih termahal di dunia karena Paula sangat menyukainya. Sengaja Steven memberikan kejutan karena di dalam pikirannya ini adalah malam termewah untuk Paula ada di dalam dunia bebas.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as beautiful memories
Read
+Library
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

"Lain kali kita ke sana lagi." "Tidak. Aku tidak mau," tolak Greta langsung. "Sudah cukup hari ini saja jantungku dibuat copot karenamu." Jerico tertawa lepas mendengar penuturan Greta. Dan dia tiba-tiba saja merindukan sosok Greta yang dulu, sebelum mengalami amnesia seperti sekarang. Asik mengobrol, tiba-tiba seorang pelayan datang dengan menyuguhkan pesanan yang telah mereka pesan. Greta tersenyum dan tak lupa memberi ucapan terima kasih.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as beautiful memories
Read
+Library
Happy Ending

Happy Ending

Belum lagi ia bisa melupakan mimpi buruknya beberapa menit yang lalu sekarang batin dan fisiknya lagi – lagi menyaksikan adegan tak senonoh yang dilakukan dua orang itu. Tamara tertawa kecil setelah sepenuhnya sadar bahwa apa yang telah dilihatnya adalah suatu yang nyata dan benar – benar terjadi. Setelah bangun dari mimpi buruk, kini ia harus menghadapi kenyataannya yang lebih buruk.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as beautiful memories
Read
+Library
CEO Amnesia Mencari Cinta Yang Hilang

CEO Amnesia Mencari Cinta Yang Hilang

Ia memaksakan diri melanjutkan, merasa bahwa album ini adalah kunci untuk membuka ingatannya yang terkunci. Sebuah foto menarik perhatiannya lebih dari yang lain—Damian dan Eliza di Restoran Altitude, dengan panorama Jakarta di malam hari. Eliza menunjukkan cincin di jarinya ke kamera, air mata bahagia di pipinya. Di bawahnya tertulis dengan tulisan tangan Damian: "Dia mengatakan 'ya'. Momen terbaik dalam hidupku." Perlahan, sesuatu pecah dalam benak Damian. Bukan sekadar kilasan, tapi ingatan utuh.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as beautiful memories
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status