Abang Boss
Arinda menggelengkan kepalanya, tentu saja dia tidak terima.
"Tapi Abang bos dia itu___,"
"Saya tidak perduli siapa dia, yang jelas kamu tidak boleh dekat-dekat dengan dia lagi."
"Abang bos tapi ___,"
"Kalau membantah saya potong setengah gaji kamu."
Arinda menutup mulutnya rapat kali ini, wajahnya terasa panas dan mulutnya kaku. Ed benar-benar memiliki dua kepribadian sepertinya, baiklah jika memang Ed ingin seperti itu. Dia tidak mungkin menjauhi kekasihnya sendiri bukan, jadi akan lebih baik dia menjalin hubungan diam-diam alias backstreet. Bukan backstreet dari orang tua malah dari bos labil ini, pikir Arinda lucu.
Bab Populer