Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Boss My Obsession

My Boss My Obsession

"Aku akan mengulang perkenalanku." "Silahkan." Jawab Evelyn dengan tersenyum. "Hai, perkenalkan, aku Alexander xavier." Kata Alex memulai perkenalannya. Evelyn terkikik geli, mereka berjalan menuju meja kasir. "Aku adalah seorang koki di Xavier Kitchen." Alex menghentikan kata-katanya ketika telah sampai di depan kasir, membayar barang belanjaan mereka dan keluar menuju mobil yang terparkir tidak jauh dari pintu masuk.
1016.0K viewsOn holdAdded to Library 336 Times as book boss
Read
+Library
My Boss

My Boss

' balas Erika. [Aku sempat menghadiri acara jumpa penulis yang di adakan di hotel kemarin. Aku dengar dari pihak aplikasi ZE novel kalau kamu sedang sakit. Maksudku pihak ZE novel memberitahu jika penulis novel 'My Boss' sedang sakit. Saat ada pembaca yang menanyakan kelanjutan novel tersebut.] [Sebenarnya kamu sakit apa? Kenapa sering banget kamu sakit sampai bab terbaru kelanjutan 'My Boss' selalu terlambat.]
9.8101.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as book boss
Read
+Library
Okay, Boss!

Okay, Boss!

Nindy menyeringai, "Siap, Mas Tomi. Mohon bimbingannya ya, Mas." Tomi mengangguk dan lift terbuka. Mereka sampai di lantai utama, di mana ruangan bos berada. Suasana lantai ini terasa sangat nyaman. Posisi duduk karyawan yang lagi-lagi dibuat unik membuat Nindy terperangah. "Keren banget." Tanpa sadar Nindy berucap. Tomi mengangguk setuju, "Ini kantor baru yang dibuat langsung sama Pak Bos. Baru tujuh tahun, dulu Adhitama Design masih di kantor yang lama dan... biasa aja."
9.962.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as book boss
Read
+Library
Beauty And The Boss

Beauty And The Boss

Perasaannya kembali tak karuan. “Jadi, bagaimana?” tanya Andaru lagi. “Apanya?” Sarah balik bertanya. “Tentang perusahaan yang akan kamu tuju itu. Apa nama perusahaannya?” tanya Andaru lagi, seakan tengah mengorek informasi sebanyak mungkin dari Sarah. “AJ Lumber Company,” jawab Sarah. “Perusahaan itu berada di Birmingham.”
104.4K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as book boss
Read
+Library
Innocent Boss

Innocent Boss

Ah, memang bos satu itu selalu maunya sendiri. Eh, ada yang lupa. Handphoneku masih ada di tangan bos killer itu. Aku pun bangkit, merapikan ranjang yang sedikit berantakan dan penampilanku yang sedikit acak-acakan. Kemudian berjalan ke luar dan mencari sosok Pak Nala.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as book boss
Read
+Library
LEGENDA Pendekar  Kejam

LEGENDA Pendekar Kejam

Karena tidak ada plastik di dunia ini, wajar jika buku tersebut tidak tersegel. Dasud Sanjaya membawa buku itu ke meja kasir dan menyerahkan uangnya. Namun tiba-tiba, Bos Jon membuka mulutnya. "Tidak cukup uangnya, Anda perlu menambahkan lebih banyak." Dasud Sanjaya bingung, karena ini adalah harga buku yang dilabelkan di sisi kanan. "Kenapa begitu?" tanyanya. "Apakah Anda ingin kami memanjakan Anda?" Bos Jon, dengan kurangnya etika sebagai pemilik toko, berkata tanpa mengedipkan mata.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as book boss
Read
+Library
My Boss My Enemy

My Boss My Enemy

Kallica yang berbicara, dia yang sesak napas. "Bernapas Kallica," kata Buk Adek geli. "Saya hanya belum siap saja dapat bos yang baru, Bu. Kalau ada bos baru semuanya dimulai dari nol lagi kayak pom bensin. Belum lagi memahami karakternya, apa yang dia suka, melihat mood dan tensinya. Karena umur saya sudah lanjut, sulit bagi saya mengingat semua yang hal baru," tutur Kallica berceloteh tanpa memikirkan titik koma.
1.8K viewsOn holdAdded to Library 43 Times as book boss
Read
+Library
My Crazy Boss

My Crazy Boss

"Lanjutkan! jangan takut karna orang di sekitarmu hanya seekor lalat, aku bahkan dengan mudah menginjak mereka." Semua kembali menunduk ketika ucapan mengerikan melucur dari bibir sang Boss. Karna semua orang tau bagaimana sifat Alex, dia takkan pernah berbicara asal. Apapun yang keluar dari bibir laksana janji. Dan itu pasti terjadi. "Nyonya Morinka yang menyuntikkan dana pada perusahan WHO Enterprice, bahkan dia juga yang mendanai Mario Lambert untuk menggarap Filem itu." perjelas si pemuda.
9.621.4K viewsOngoingAdded to Library 684 Times as book boss
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Ada sebuah buku yang menarik minatnya, karena buku tersebut juga baru di baca Nadya dan masih ada batas buku yang menandai halaman terakhir yang telah dibaca oleh Nadya. "The Confidence Code?" Baca Adam sedikit heran. "Ih, Adam jangan dilihat." Teriak Nadya buru-buru mengambil buku dari tangan Adam dan cepat memasukkan ke dalam tasnya. Nadya sepertinya malu jika Adam mengetahui bacaannya.
9.1171.6K viewsOngoingAdded to Library 6.9K Times as book boss
Read
+Library
My Another Boss

My Another Boss

Dia melirik sekilas Diandra kemudian langsung masuk ke dalam, entah apa yang hendak asisten Darren ingin ungkapkan, rasanya ada sesuatu yang menggangjal dari lirikan mata itu. Hingga pandangan Diandra terhalang oleh pintu yang tertutup, asisten Darren masuk begitu saja tanpa senyum maupun kata penutup. Akhirnya Diandra kembali melangkah menuju ruangan dimana meja kerjanya berada. Namun, belum sempat dia menekan tombol lift di depannya, suara dering ponsel berbunyi. Tertulis nama 'Boss tengil' di sana, yang tak lain adalah Juan. Diandra segera mengangkat panggilan tersebut dan menyapa si penelepon.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as book boss
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status