Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Bradford mengangguk puas. Setelah itu, dia mengambil bunga tersebut dan memperhatikannya dengan sangat teliti. Tidak lama kemudian, matanya memancarkan cahaya terang. Terlihat ada kejutan dan kegembiraan sekaligus. Dari balik kelopak bunga, dia mencabut sebuah butiran hitam sebesar biji wijen! "Masih ada benihnya! Dan ... ini benih hidup!" Bradford berseru penuh kejutan sambil mencermati biji kecil itu.
10273.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.8K Beses bilang benih bunga
Read
+Library
Benih Haram Kakak Ipar

Benih Haram Kakak Ipar

Andra menarik nafas lalu menghembuskannya. “Aku bajingan karena berani menanam benih di rahimmu, benih haram yang kini tumbuh suci tanpa dosa itu semula aku takut jika akan menyakiti hatinya, tapi ternyata dia lebih dulu menyakiti kita.” Lagi-lagi sebuah hembusan nafas panjang yang coba Andra lakukan untuk mengurangi rasa sakit dan kecewa yang mengisi hampir di seluruh hatinya.
101.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang benih bunga
Read
+Library
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

"Mungkin setelah bayiku lahir. Untuk sekarang, aku hanya ingin memastikan bunga-bunga ini tetap bahagia." ​Ia mengambil sepotong kertas dan mulai menggambar sketsa karangan bunga untuk pernikahannya sendiri. Ia ingin mawar putih, melati, dan sedikit sentuhan daun anggur dari kebun belakang mereka. ​Tiba-tiba, ia teringat sesuatu. "Helena, apakah kita punya stok benih bunga Azure Moon?" ​Helena mengerutkan dahi, tampak berpikir. "Saya belum pernah mendengar jenis itu, Eliana. Apakah itu jenis bunga langka?"
102.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 86 Beses bilang benih bunga
Read
+Library
Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

"Dia baru saja melewati hari yang sangat mematikan. Dan saat ini, dia sedang mengandung anakku." Mata penjual itu sedikit membulat, lalu senyumnya berubah lebih tulus meski masih diliputi rasa segan. "Oh, astaga! Selamat, Tuan! Kalau untuk menyambut kehamilan, saya sangat menyarankan bunga Baby's Breath. Bunga putih kecil ini melambangkan kemurnian, cinta abadi, dan awal kehidupan yang baru. Sangat cocok untuk janin di dalam kandungannya. Lalu, kita bisa memadukannya dengan Pink Carnation yang memiliki arti kasih sayang seorang ibu—" "Tidak mau warna pucat," potong Jordan mutlak, membuat penjual itu langsung terdiam.
1042.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang benih bunga
Read
+Library
Benih Rahasia Sang Pewaris

Benih Rahasia Sang Pewaris

Entah siapa orang yang sudah memberiku bunga itu? Sissi melihat ponselku sejenak sebelum memandangku dengan heran. "Bunga? Siapa yang mengirimimu bunga setiap hari?" Aku menggeleng dan mengambil napas dalam-dalam sebelum menjawab, "Aku juga tidak tahu. Tidak ada pesan atau keterangan apa pun dari pengirimnya." Sissi terlihat sedikit khawatir. "Kamu harus berhati-hati, Ara. Mungkin ada orang yang mencoba mengganggumu."
1018.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 429 Beses bilang benih bunga
Read
+Library
Istri Belian

Istri Belian

Dhini maupun Jerome tidak terlihat sedang mengintip bilikku, maka aku mengeluarkan kartu tadi dan membacanya lagi. Hanya ada satu orang dengan inisial B yang mungkin memberi bunga ini untukku. Ben. Tetapi kebahagiaan apa yang dia maksudkan? Kakek yang telah membuat dia bahagia hari ini dengan hadiah kejutannya. Aku tidak melakukan apa pun.
1049.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang benih bunga
Ipakita ang mga Review (30)
Read
+Library
Meina H.
Hai, teman-teman. (。・ω・。) Aku punya kejutan untuk semua pecinta kisah Delima dan Benedict. Yang tertarik, silakan mampir ke rumah daringku, ya. Cukup ketik saja namaku di pencarian. Lalu pilih satu ... untuk melihat info terbaru dariku. Sampai bertemu di sana. ♡♡♡
M V Cahyawati
Hai Meina, akhirnya selesai juga aku membaca kisah Delima dan Ben ini, gak menyesal aku bacanya, ceritanya sangat menarik hatiku, terimakasih atas karyamu yg sangat bagus ya..semoga semakin kreatif deh membuat cerita2 baru lainnya dan aku akan tetap menjadi penggemarmu..Salam sehat selalu buat Meina
Basahin ang Lahat ng Review
Benih Yang Kau Tanam

Benih Yang Kau Tanam

Rania kini tengah menyirami tanaman di taman belakang. "Siap, Bunda." Revan memberi hormat pada ibunya lalu berlalu menuju kamar. Rania memetik cabai dan toman yang sudah merah. Memang di taman kecilnya Rania menanam berbagai sayur seperti tomat, cabai, sawi, kangkung dan beberapa sayuran lainnya. Dari yang awalnya suka masak, sekarang Rania menjadi suka berkebun juga.
1023.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 750 Beses bilang benih bunga
Read
+Library
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Saat tutupnya dibuka, terlihat sebuah benih tunggal berwarna gelap kehitaman sebesar biji kacang, dengan guratan samar seperti urat daun yang membeku. ​Itu adalah Benih Nabat Liar. Benih itu bukan sekadar alat uji sembarangan. Itu adalah peninggalan masa lalu yang ia simpan rapat-rapat selama bertahun-tahun, sebuah kenangan yang tak pernah sanggup ia buang. Benih itu hanya akan merespons jika disentuh oleh energi dengan jejak garis keturunan tertentu. ​“Buat ia tumbuh,” perintah Tetua Mei singkat.
101.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 25 Beses bilang benih bunga
Read
+Library
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Di sepanjang jalan, dia mendengar kekaguman orang-orang saat melihat kembang api. "Ada orang yang khusus memesan kembang api ini, ya? Semuanya ada huruf yang sama muncul." "Benar! Ada huruf S di dalam lambang hati. Ada huruf S di bawah kata LOVE, huruf S itu pasti inisial nama seorang gadis!" "Siapa gadis yang beruntung itu? Pacarnya baik sekali mempersiapkan pertunjukan kembang api seperti ini."
3.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 103 Beses bilang benih bunga
Read
+Library
Benih Rahasia Mantan Suami

Benih Rahasia Mantan Suami

"Nai, aku kembali ke Jakarta. Maafkan aku, jika ada sesuatu hubungi aku." Naina tak menjawab, dia terus menatap buket bunga mawar itu. Apa hanya segini usaha Andreas untuknya. "Bawa saja bunga itu, aku tidak membutuhkannya." Dia tidak ingin apa pun dari Andreas. "Berikan saja pada Amira." "Tidak, bunga ini untuk mu." Tolak Andreas. Ia tidak mungkin memberikan milik Naina pada Amira. Naina menarik sebelah sudut bibirnya, hal berharga saja ia sudah memberikannya pada Amira. "Kau tau, dalam hidup ku saat ini aku tidak ingin sisa dari Amira."
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang benih bunga
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status