BRONDONG TENGIL BU DOSEN!
Sepuluh tahun lalu, ia menerima pinangan Cipto, seorang nahkoda kapal pengangkut minyak yang mengarungi lautan, berpindah dari satu negara ke negara lainnya.
Dulu, di awal pernikahan mereka, Cipto paling lama pergi berlayar dua hingga tiga bulan saja dalam setahun. Namun, seiring bertambahnya tahun pernikahan mereka, durasi kepergiannya semakin bertambah. Hingga akhirnya, tahun ini menjadi yang terlama.
"Aku nggak mau apa-apa, Mas. Aku cuma mau kamu pulang. Itu sudah cukup." Bibir Mayang bergetar, terselip isakan yang berusaha ia tahan dalam ucapannya.