Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERNYATA PASIENKU ADALAH ISTRI KEDUA SUAMIKU

TERNYATA PASIENKU ADALAH ISTRI KEDUA SUAMIKU

ujar mbok Sumi seraya masuk ke kamar Kemala. Kemala menoleh ke arah jam dinding, sudah jam 20.30. Waktu yang cukup malam untuk bertamu. "Siapa mbok yang datang?" tanya Kemala. "Den Ryan, Bu..," jawab mbok Sumi. "Ryan? ada apa kesini malam-malam begini?" Kemala bergumam lirih. "Iya mbok, saya pakai jilbab dulu," sahut Kemala.
1075.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bermalam
Baca
+Pustaka
Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Suatu gudang di Distrik Barat, Kalender Bintang – 13 Oktober 2148 Dor!! Dante seharusnya masih dibingungkan dengan semacam bilah notifikasi yang tiba-tiba muncul di hadapan matanya siang ini. Namun kemalangan yang datang silih berganti membuatnya tidak bisa berpikir. Saat ini pun, James dan Holmes telah menarik pelatuk senjata api untuk mengeksekusinya.
10556 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bermalam
Baca
+Pustaka
Petaka Satu Malam

Petaka Satu Malam

"Oke." Keempat remaja dengan niat tak baik itu beranjak memasuki mobil. Dan mobil mereka menembus kegelapan malam. Menuju tempat tak layak. Dunia baru yang amat asing dan pertama kali dilihat oleh Devan. Jujur, perasaannya gusar. Ingin rasanya ia pulang lagi. Musik keras dan cahaya yang remang-remang membuatnya tak nyaman. Bau alkohol bercampur parfum dengan berbagai merk menyeruak cuping hidungnya.
8.715.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai bermalam
Baca
+Pustaka
Miliarder Tampan itu Ayah Putraku

Miliarder Tampan itu Ayah Putraku

“Malam hari tidak selalu aman. Orang-orang saat malam hari malah ada yang nekat.” Lena menghela napas mendengar penuturan Bella. Diperhatiannya Samudera yang merangkak ke pangkuannya. Dia tersenyum pada Samudera yang lucu. Ditatapnya kembali Bella. Dia mengerti apa maksud Bella.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai bermalam
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
TRD Simulator Game
ceritanya bagus cm kdg agak binggung knp Lena manggil si Evan om, hrs nya kakak y krn mereka kan sepupuan, trus di bab extra jg binggung, siapa Cilla? anak Lena atau adik? klo anak Lena hrsnya si Cilla manggil Samudra kan kk, knp om jg??? tp ttp semangat Thor untuk karya berikut nya...
Lovely Bintang
wah gila kak. keren banget sih ini. trimakasih sudah buat cerita yang sangat menggemaskan ini. aku bisa bayangin Bella polosnya seperti apa. dan dia langsung sayang sama Evan. evan juga gak kasar. kupikir bakal lama sama evan ternyata cuma 3 bulan... masi banyak misteri nih. menunggu kelanjutannnya
Baca Semua Ulasan
Bermalam Dengan CEO

Bermalam Dengan CEO

Aleena berjalan terlunta-lunta di keheningan malam. Dia tidak tahu harus kemana, tidak ada tempat tujuan ataupun tempat untuk berpulang. Saat itu yang terlintas dalam kepala Aleena adalah kematian. Mungkin saja jika dia tidak ada, maka semua permasalahan akan selesai. Aleena berdiri di pinggir trotoar, melihat begitu banyak kendaraan yang lewat. Dalam benaknya terlintas satu pemikiran, jika dia berjalan ke tengah, apakah seketika dia akan langsung menghilang dari dunia?
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai bermalam
Baca
+Pustaka
Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Tengah malam Suasana hening, hanya ditemani oleh hembusan angin malam. Alesya terbangun dari tidurnya setelah menemani Angel tidur. Dia berjalan ke kamar Liam, masuk ruangan dan pandangan jatuh pada pintu kaca yang terbuka. Alesya memperhatikan Liam yang duduk termenung di balkon, punggungnya yang tegap terlihat sayu menatap kegelapan malam.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai bermalam
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Tuan Muda

Satu Malam Bersama Tuan Muda

Angin malam berhembus kencang, menggoyangkan dedaunan yang saling bergesekan — menciptakan suara lirih yang mampu membuat siapa pun merinding dalam kesunyian. Di tengah dinginnya malam, Dinda duduk termenung di sudut kamar kecilnya. Tatapannya tertuju pada layar ponsel, melihat notifikasi transfer yang baru saja terkirim ke rekening ibunya. Gaji bulan ini, hanya tinggal untuk makan dan membayar kontrakan. Sebagian besar sudah ia kirim untuk ibu dan adik-adik tercinta di kampung.
728 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai bermalam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status