Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Sabar adalah pertarungan antara degup keimanan dengan desakan hawa nafsu. Keduanya berlomba untuk saling mengalahkan agar bisa menjadi pemenang atas diri seseorang. Pihak mana yang akan menjadi juara bergantung pada sisi mana yang diperkuat. Vincent terus merapal doa dalam batinnya, berupaya sekuat tenaga untuk memenangkan keimanannya agar tidak kalah dari nafsu, yang membisikan agar pria itu segera merebus hidup-hidup ibu hamil bernama Azeeya di atas wajan panas dan air mendidih.
9.829.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 921 kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Istri Hadiah Taruhan

Istri Hadiah Taruhan

Alvin kesal melihat Barra yang tidak bereaksi apapun. "Tapi, Bos. Aku tidak bermaksud begitu. Aku juga sudah menyelesaikan taruhan itu. Harusnya aku bisa mempertahankan apa yang sudah kudapat itu. Tentu saja aku tidak rela semua berakhir seperti ini." Akhirnya Barra berani bersuara. Setelah dari tadi diam hanya mendengarkan istrinya dan Alvin yang berbicara.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

"Aku bertaruh dengan hak warisku sebagai pewaris Keluarga Ruslan. Aku mempertaruhkan semua asetku di masa depan." Aku menatap matanya sambil melangkah keluar dari bayangan meja judi itu. "Kita tidak bertaruh soal keberuntungan. Kita bertaruh soal kemampuan menembak." Aku menunjuk ke ujung dek kapal pesiar, ke arah sebuah kartu remi yang berkibar tertiup angin sekitar 50 meter dari sana. "Masing-masing satu tembakan. Kalau kamu menang, aku akan melompat dari sini. Hidupku jadi milikmu."
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Brandon tersenyum dan berkata, "Kalau begitu, saya tidak akan bertaruh banyak. Karena khawatir Anda tidak mampu membayar ketika saatnya tiba, jadi saya akan bermain lebih sedikit." Xavier berkata dengan tertegun, "Jangan khawatir, aku pasti bisa kalah. Kamu bisa bermain sebanyak yang kamu mau." Kata-katanya persis seperti yang diinginkan Brandon dan dia tersenyum lagi dan berkata, "Bagaimana kalau saya bertaruh menjadi 20 miliar? Bisakah Anda membayarnya nanti?" "Jangan khawatir, kalau kalian berani bertaruh, aku mampu membayarnya," kata Xavier dengan tenang.
8.9174.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

"Jarot, adalah hak orang untuk bertaruh berapa dan memenangkan siapa. Selama yang dipertaruhkan adalah miliknya sendiri dan tak merugikan orang lain. Yang harus dipersalahkan adalah 'bandar' yang menggelar pertaruhan ini. Karena merekalah yang membuka gerbang 'perbedaan' pilihan menjadi semakin jelas dan meruncing. Bersikap biasa sajalah terhadap orang yang berbeda taruhan denganmu. Aku pun belum tentu menang dalam pertarunganku nanti Jarot. Namun kupastikan aku akan melawan Cakar Tengkorak itu dengan segenap kemampuanku," ujar Bara dengan nada tenang, namun terasa meresap di hati Jarot. "Aku akan mempertaruhkan semua yang kumiliki untukmu Bos..!" seru Jarot d
1035.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Bicara

Bicara

batin Gerald dalam hati. Walaupun besok ia libur, bukan berarti ia akan santai-santai. Hari Senin besok, Gerald dan teman seangkatannya akan melaksanakan try out yang pertama. Meski hanya try out, terasa mengganjal jika diabaikan begitu saja. Mengingat di dunia ini semua diukur dengan angka. "Espreso satu. Take away ya," ucap Gerald pada barista. "Siap, Bos! Ditunggu sebentar," sahut barista tersebut.
7.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

sergah Attar menciptakan ketegangan baru. Darren hanya menunduk dan tersenyum sinis. Attar rupanya tak menyerah. Lama kelamaan dia merasa kesal, sepertinya bukan ide bagus untuk meneruskan pertandingan mereka. “Sudahlah! Tidak ada yang menang dan kalah. Nuha bukan barang! Dan, taruhan itu haram.” Darren membanting busur ke lapangan dan berhasil membuat semua orang terkejut dengan aksinya.
10146.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Perfect CEO

Perfect CEO

ujar Berlian. "Mana ada taruhan seperti itu?" teriak Bara tidak setuju. Rambutnya sudah bagus, kalau ia botak, akan sangat tidak lucu. "Berani apa enggak?" tanya Berlian dengan angkuh. Bara menatap Berlian dengan seksama. "Baik, aku tidak akan takut dan aku pastikan akan menang," jawab Bara.
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Fall In Love

Fall In Love

tanya batara Stevie bingung saat mendengar itu. "Loh, emang ada yang salah ?" tanya stevie "Iyaa. Kayak aneh gitu" kata batara Stevie merasa tidak ada yang aneh. Kenapa suami nya malah bersikap seperti itu ? "Coba deketan sini" lanjut batara menyuruh stevie duduk agar dia bisa berbaring di pangkuannya. Stevie mematuhi nya dan duduk di sofa "Tolong ulangin kalimat tadi" kata batara
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Dosen Killer

Mengejar Cinta Dosen Killer

“Makanya kita harus jujur.” Dania menarik napas. “Oke,” katanya. “Level baru taruhan.” Aku menghela napas panjang. “Apa lagi?” “Lo harus nolak satu hal dari Pak Rassel.” Aku mendongak. “Nolak?” “Iya,” kata Dania. “Bukan kasar. Bukan nggak sopan. Tapi tegas.” Dadaku mengencang. “Gue nggak mau lo terus-terusan nerima tanpa berani pasang batas,” lanjutnya. “Itu inti taruhan.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai bertaruh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status