Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

protesnya terkekeh. “Ya, tidak apa-apa, Tuan. Kan nanti bisa nambah lagi,” ucap Bibi Eden seraya pergi. Kay menatap Livy. Matanya mulai nakal. “Ya! Bibi Eden benar,” bisiknya. “Ihhh lahir ini dulu baru pikir ke sana!” tunjuk Livy pada perutnya yang sudah besar. Kay yang masih menggendong Albern, tertawa lepas.
1056.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
Hati yang Kau Sakiti

Hati yang Kau Sakiti

Arka heran mengapa Bi Sri malah duduk di bawah, bukannya di atas sofa. Bi Sri menggeleng lemah. "Maaf, Den, bibi tidak pantas duduk di atas sofa. Bibi hanya seorang pembantu … bibi tidak layak .…" Arka menghela napas panjang, matanya memandang Bi Sri empati. "Bi, jangan bicara seperti itu. Aku manusia, Bibi juga manusia. Kita sama-sama manusia, Bi. Jangan merendahkan diri sendiri seperti itu."
1050.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

“Bapakmu malu, Tik. Malu kalau kelihatan suka sama bayi-bayinya Paklik-mu. Kita tunggu aja sampai gengsi bapakmu luntur dengan sendiri.” Sutrisno mencibir karena ucapan Ajeng. Berkali-kali tangannya ditepuk Ajeng setiap hendak menyentuh menyentuh Bima. “Si kembar ini pasti bakal tenar ….” Sutrisno kali ini berhasil mengusap pipi Bima dengan telunjuknya. To be continued
10819.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.2K kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
Amoy82
Dari semua novel yg kubaca di platform ini, karya ini adalah karya terbaik. Mulai dari judul yg memberikan makna lain. sampai isi. Jangan tanya soal tata bahasa, begitu rapi dan memerhatikan rima. Deskripsi suasana yang begitu rinci, membuat pembaca khususnya saya, menikmati dan merasa berada disana
q_ya
dulu pertama liat judul nya ga begitu tertarik, tapi setelah bingung baca karya njus yang mana lagi akhirnya aku bacalah..dan ternyata malah jatuh cinta yang kedua ... setelah yang pertama sama pak Roy..... tapi bukan berarti saya ga suka tokoh lain ka jus.. semuanya saya suka tp fav Om Roy&mas wir
Baca Semua Ulasan
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

Masih suara Bik Jum. “Hah! Begituan?” Aku dan Ivan memprotes. “Iya. Itu ... maksudnya begituan.” Bik Jum menunjuk kami. “Itu ... peluk pelukan.” “Yeile, Bik! Ini namanya pelukan, bukan begituan.” “Iya ... iya ... itu maksud Bibik.” Kurasa Bik Jum sudah tak ingin memperpanjang, karena wanita itu segera mengambil langkah seribu berlalu dari area dapur.
9.8210.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Rumah Bibi terlihat begitu sepi, tak terlihat orang yang datang atau berkunjung ke sana untuk sekedar menjenguk atau melihat paman yang baru kecelakaan. "Loh kok gak ada orang sih?" gumamku sembari menatap ke sekelilingku. Namun seketika langkah kakiku terhenti saat aku gak sengaja mendengar sekilas kejulitan dari mulut tetangga Bibi yang mengatakan paman itu adalah seorang dukun yang jahat.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Mutiara pun tak lagi mampu menahan laju air matanya. "Mbah.. pengen ketemu kamu. Masuklah.." Ucap Bulek Nunik sedu sedan. Note, *Paktuwo = sebutan untuk bapak atau terkadang juga digunakan untuk panggilan pada mbah kakung. *Lastri = Menantu Mbah Sugi, istri dari anaknya bernama Bagus, sekaligus ibunya Mutiara.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

ucap Emilia. “Harusnya kau menunggu waktunya tepat, Bibi,” ucap Henrik, ia berusaha menurunkan nada suaranya saat menyadari jika perempuan baya di hadapannya terlihat tegang. “Selama ini kau selalu bicara omong kosong, aku menyesal sudah mendengarkanmu,” kata Emilia tegas. “Bibi, apa maksudmu? Aku tidak mengerti,” ucap Henrik berlagak polos, meskipun dalam hatinya dia merasa terkejut dengan tanggapan tegas Emilia.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
King Of Universe

King Of Universe

dasar bodoh! 'Kau ada benarnya bob hehehehe....' ucap Bima terkekeh. [Teruslah hidup bos, aku belum pernah menemukan tuan yang seperti kau! tuan yang mengerti perasaan bawahannya, tuan yang menganggap bawahan sebagai teman, kau adalah satu-satunya di alam semesta ini] "Cepet banget cuk! lihat! portal iblis udah muncul!" ucap Bima menunjuk layar TV.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

Lalu berjalan menuju pintu keluar. "Bik, Bibik!" teriak Lastri seraya menuruni anak tangga menuju lantai bawah. Wanita itu mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan di lantai bawah. "Iya, Bu!" sahut Bibik yang muncul dari arah dapur. "Ada apa, Bu?" tanya Bibik meletakan kedua tangannya di depan paha, tubuhnya sedikit membungkuk untuk memberikan kesan sopan kepada Lastri.
1026.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
Penghuni

Penghuni

Kata-kata wanita itu terasa asing, terutama bagian "ngetut-ngetut." "Ngetut-ngetut itu apa ya, Bu? Maaf, saya bukan asli orang Jawa," tanyaku, mencoba terdengar sopan meski rasa penasaran dan takutku mulai bercampur jadi satu. Wanita itu tampak ragu sejenak sebelum menjawab, matanya menatapku dalam. "Ngetut-ngetut artinya ada yang mengikuti kamu, Nduk. Tapi... bukan manusia."
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai bibir bawah kedutan artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status