Hati yang Kau Sakiti
Arka heran mengapa Bi Sri malah duduk di bawah, bukannya di atas sofa.
Bi Sri menggeleng lemah. "Maaf, Den, bibi tidak pantas duduk di atas sofa. Bibi hanya seorang pembantu … bibi tidak layak .…"
Arka menghela napas panjang, matanya memandang Bi Sri empati. "Bi, jangan bicara seperti itu. Aku manusia, Bibi juga manusia. Kita sama-sama manusia, Bi. Jangan merendahkan diri sendiri seperti itu."