Ada Apa dengan Bia?
Si empunya perut pun meringis.
“Ampun, Bi. Ampun. Sakit tau!” ucap Deni seraya memegang perutnya. Bogeman Bia padahal tidak terlalu keras. Namun, entah kenapa Deni sampai kesakitan seperti itu.
“Sakit apanya, orang pelan gitu kok,” jawab Bia santai, “kamu aja tuh yang lemah.” Bia tampak memanyunkan bibir mungilnya. Ia memang tak sungkan-sungkan memberikan bogeman atau jitakan kepada siapa saja yang membuatnya marah. Aku sendiri pun sering sekali dijitak olehnya, meskipun tidak terlalu keras.
인기 회차