Jangan Baca Novel Ini!
Sensasi bibir panasnya yang menempel di sana, meski terhalang kain, membuat putingku mengeras seketika dan terasa nyeri.
Aku menjambak rambut tebalnya pelan, bukan untuk menjauhkan, tapi justru menekannya agar lebih menempel. Rasanya aku sudah gila. Aku benar-benar sudah gila karena dosen hiperseksual ini.
"Kamu yakin minta lanjut? Kalau saya lanjut, celana kamu yang basah itu bakal saya robek sekarang juga dan kita tidak akan berhenti sampai pagi."