Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Dia mengadakan pengajian kecil di mushola setiap malam, mengajak warga untuk memperbanyak doa dan berdzikir agar suasana desa kembali damai. Dalam ceramahnya, dia tidak secara langsung menyebut keluarga Mahoni atau kejadian-kejadian aneh yang terjadi, namun dia menekankan pentingnya menjaga akhlak dan tidak mudah mempercayai gosip tanpa dasar. “Fitnah adalah dosa yang lebih kejam daripada pembunuhan,” ujarnya dengan tenang namun tegas. “Mari kita jaga lisan dan prasangka kita, karena hal itu bisa merusak ukhuwah di antara kita.”
103.0K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

sambung Fahmi sambil menyeruput kopinya perlahan. "Berbakti kepada kedua orangtua merupakan akhlak yang sangat melekat diantara para nabi, para sahabat dan orang-orang yang shaleh baik terdahulu maupun yang kemudian. Akhlak inipun tidak hanya ada dalam islam melainkan juga oleh agama di luar Islam. Namun tidak dengan bakti yang dzolim," ucap Fahmi lirih. "Lantas bagaimana jika orang tua kita dzolim, Fahmi? Apa yang harus aku lakukan?" tanya Hasan.
9.544.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bincang akhlak
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Itu karena Akang melarangku menyusul ke Jerman. Kata Akang, kalau kita berdua-duaan di sana, nanti terjadi hal-hal yang sangat diinginkan.” “Hahaha,” tawa Bumi lepas. “Bukankah itu bagus? Aku sesuci Niskala.” Sita menoleh, tersenyum geli. “Atau karena akhlak dan pikiranmu tampak seperti cermin. Orang yang tak siap, takut melihat bayangannya sendiri.” Bumi tak langsung menanggapi. Ia hanya menghela napas, lalu berkata tenang, “Aku hanya menjaga apa yang bisa kujaga. Dan kau… hal paling berharga yang harus kujaga.”
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Berhubung kita tidak tahu bahasa Indonesia, jadilah tugas ini terasa sulit sekali. “Tadi ketika kamu keluar,” kata Zila, “ada anak yang bertanya, tapi setelah bertanya malah bicara sendiri dengan teman sebelahnya, pas ibu Endah menjelaskan. Jadilah dia marah seperti ini.” Hemm... jadi begitu masalahnya? Sepele. Bukan, bukan sepele. Itu adalah masalah yang besar. Ini berhubungan dengan akhlak murid kepada gurunya, bahkan adab seorang manusia kepada manusia lainnya. Bukankah sikap seperti itu adalah sikap yang salah? Aku pun akan marah ketika ada orang yang bertanya kepadaku, dan ketika aku menjelaskan, dia malah sibuk bicara sendiri dengan orang lain. Bukankah itu sangat menyebalkan? Sangat m
8.99.6K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Air Mata dan Doa Seorang istri

Air Mata dan Doa Seorang istri

nasihat ustazah mengingatkan Ibu-ibu agar tidak menceritakan aib orang lain. “Kami tidak membicarakan aib Bik Ros, Ustazah hanya membicarakan masalah dia membeli kulkas baru!” ucap salah satu Ibu-ibu menjelaskan pembicaraan mereka tadi. “Apa yang Ibu-ibu bicarakan itu termasuk ghibah, namanya dan perbuatan itu dilarang oleh agama,” jelas Bu ustazah menenangkan suasana. “Iya, ustazah! Maafkan kami,” ucap Ibu-ibu serentak merasa malu kepada ustazah Mirnawati karena telah membicarakan Bik Ros.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as bincang akhlak
Read
+Library
TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

"Kamu masih mentingin adab setelah apa yang Mama lakuin ke kamu?" "Akhlak ke orang tua nggak boleh luntur hanya karena mereka kasar dan jahat sama kita," sahut Prisha, sungguh-sungguh. "Mush'ab bin Umair, berkali-kali dikasari dan diusir ibunya gegara masuk Islam, tapi beliau tetap menjenguk dan berbuat baik kepada ibunya." "Tapi kamu belum maafin mama, kan?"
10107.2K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as bincang akhlak
Show Reviews (21)
Read
+Library
Rimbun Cahaya
Haloo teman-teman, nggak kerasa udah akhir Ramadhan. Cerita ini juga udah menjelang ending. Mohon maaf jika agak slow update berhubung mendekati hari raya. Setelahnya mudah-mudahan bisa lancar update lagi. Semoga kalian terus membersamai kisah ini... Love love sekebon buat kalian
Ghina1430 Munawarah
halo Thor boleh saran ga ...... maaf Thor ini crtanya sdh mau selsai ..sblum selsai tolong jgn lupa kisah nya Keyko sama erzhan Thor .semngt Thor .di tunggu up date nya Thor ..jgn lama2 ya Thor ... terimakasih
Read All Reviews
Dinikahi Dosen

Dinikahi Dosen

parah banget sih, enggak ada akhlak. komen dong biar otor semangat lanjutin ceritanya😘 komen apa aja dah, yang penting ramein ini ceritaa
1035.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bincang akhlak
Read
+Library
Maaf Mas, Aku Tega!

Maaf Mas, Aku Tega!

Percuma saja memiliki harta berlimpah tapi tak memiliki akhlak yang baik. Pernah suatu hari saat aku dan papa pergi ke Bali untuk urusan bisnis. Di depan restoran aku melihat seorang ibu seusiaku mengambil botol bekas di tong sampah. Tanpa rasa malu ia mengambil sampah plastik yang ada di dalam tong berwarna biru tua . Wanita dengan baju lusuh itu sesekali menghapus keringat yang menetes. Aku masih memperhatikan wanita itu hingga ia menghilang.
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 785 Times as bincang akhlak
Read
+Library
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Ini adalah pertemuan kedua Alexa dengan Danish dan Alexa baru menyadari kalau Danish sepertinya adalah seorang pria yang begitu menyebalkan dan tidak memiliki akhlak. “Mending kita gak usah makan, deh! Kita ke toko buku aja,” kata Alexa asal. “Hah? Ngapain ke toko buku?” tanya Danish. “Buat beli buku panduan akhlak buat Kak Danish,” kata Alexa. Danish hanya tertawa angkuh mendengar kalimat Alexa. Alexa menyadari kalau dugaannya benar dan Danish adalah manusia yang tidak memiliki akhlak dan sungguh menyebalkan.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Dikontrak 365 Hari jadi Istri Presdir Dingin

Dikontrak 365 Hari jadi Istri Presdir Dingin

Bianca menarik napas panjang, lalu berkata, “Kamu gak pernah pulang ke rumah ini tanpa memberitahu Mami sebelumnya, tapi malam ini tiba-tiba pulang dalam keadaan mabuk. Tidak biasanya kamu mabuk, Aksa. Sejak kapan kamu terbiasa mendekati alkohol? Mami gak pernah loh ngizinin kamu mengkonsumsi barang haram seperti itu.” Aksa terdiam. Perasaan bersalah semakin menggerogoti batinnya. Ia sakit hati, kecewa, bersedih, tapi justru melampiaskan kekecewaan pada tempat yang tidak semestinya. “Bahaya, Aksa,” kata Bianca penuh penekanan. “Aku baru minum tadi malam, Mi. Sumpah!” Aksa mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya pertanda sedang berbicara serius.
1099.9K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as bincang akhlak
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status