Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hutang Dibayar, Nikah!

Hutang Dibayar, Nikah!

Bu Yanti nggak ada akhlak emang! (***) Terima kasih yang sudah membuka koin dan mengapresiasi dengan kasih like dan komen. Aku doakan smoga readers rezekinya berlimpah dan selalu sehat aamiin🙏😍
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 651 Times as bincang akhlak
Read
+Library
MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

Meninggalkan si biang gosip berjalan sendirian. (Kak, kata Bibi, jangan suka membicarakan (orang) yang sudah meninggal. Pamali. Yang sudah ya sudah, jangan lagi membicarakan keburukannya. Lebih baik, kita-kita yang masih hidup ini, sebaiknya mendoakan saja.) ... *Anaking Jimat awaking, Merupakan peribahasa sunda, yang artinya ‘Anakku Jimat Tubuhku’. Bisa juga bermakna Anakku Pujaan hati, Belahan Jiwa.
10739 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Hinaan Dari Keluarga Suami

Hinaan Dari Keluarga Suami

Berilmu juga harus disertai akhlak yang baik, itulah nasehat bapak. Setiap manusia pasti akan mati. Tidak pandang kaya miskin, berpendidikan atau tidak, dan yang tua maupun muda. Stela dan ibu mas Bayu punya kenangan yang tertulis dalam lembaran hidupku. Semoga mereka tenang di alam sana. Tamat Terima kasih telah membaca cerbung HINAAN DARI KELUARGA SUAMI Semoga terhibur dan ada hikmahnya. Peluk jauh dariku buat kakak-kakak pembaca setia. ❤️😘
9.9252.3K viewsCompletedAdded to Library 7.3K Times as bincang akhlak
Show Reviews (22)
Read
+Library
Desri Marifa
untuk stelan dan ibunya tragis sekali cerita nya.. untuk Rina,, ini sangat menginspirasi.. klo boleh tau apakah ini sesuai dengan kehidupan nyatanya penulis atau gimana..? jadi penasaran kok ada mertua sama ipar kek gitu ya.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Read All Reviews
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

sambungku lagi. "Dasar menantu nggak ada akhlak!" Mertuaku membentak sambil berkacak pinggang. "Yes, aku nggak ada akhlak … aku nggak ada akhlak … aku nggak ada akhlak … mohon maaf lahir dan batin ya Buu, Tante Tika, Viona, Mbak Yana," kataku lagi sambil senyum-senyum gila. Apakah aku sudah mulai ketularan stres?
9.2K viewsOngoingAdded to Library 330 Times as bincang akhlak
Read
+Library
CEO Tampan Mencari Istri Salihah

CEO Tampan Mencari Istri Salihah

“Sekali lagi, kami benar-benar meminta maaf. Kami malu... sangat malu. Putra yang kami banggakan, yang kami sekolahkan tinggi-tinggi, ternyata tidak menjadikan ilmunya sebagai cahaya untuk berjalan di jalan yang benar. Ilmu... tanpa akhlak, hanya akan menjadi senjata yang membinasakan dirinya sendiri.” Suasana hening. Tak ada yang menimpali. Lalu, dengan tenang dan nada tulus, Akash membuka suara. “Pak, Bu,” katanya perlahan, “sebagai sesama manusia, dan terlebih sebagai sesama Muslim, saya memaafkan perbuatan putra kalian. Sungguh, saya ikhlas.” Orang tua Atthallah langsung menatapnya, seolah tidak percaya.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Menikah Jalur Orang Dalam

Menikah Jalur Orang Dalam

Mumpung masih bisa dijangkau oleh tangan Binar, nih. “Oh. Hai, La, Rak,” Binar menyapa kedua sahabatnya sembari pura-pura memainkan ponselnya, “Aksa di mana?” tanyanya mencoba mengalihkan pembicaraan. Tentu saja. Keduanya bukanlah orang yang mudah teralihkan begitu saja.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 215 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Stuntman

Stuntman

lanjutnya sinis. "Mulut lo cabe bener," sahut Albi pedas. "Mulut lo lebih jawara pedesnya," Pena mencibir kesal. "Coba deh sekali-kali ikut kegiatan rohani gitu, biar akhlak lo balik lagi," sambungnya menasihati. Albi mendecak, merasa kalau acara makannya terganggu. "Berisik!" "Oh ya lupa. Temen aja lo nggak punya apalagi akhlak ya?" Pena lagi-lagi mencibir pedas.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as bincang akhlak
Read
+Library
The Larches (Pecundang Hati)

The Larches (Pecundang Hati)

Satu tangannya menepuk punggung Raki yang duduk di sampingnya. "Orang minum kalo kagak kobam ya gimana, Mas," heran Raki sekaligus jengkel. "Ini gue lagi minum, tapi kagak mabok." Bimbim mengangkat botol kecil air mineral yang baru saja ia minum, kemudian terkekeh geli. "Beda minuman, Bambang. Yang gue maksud itu minuman beralkohol yang dilarang oleh agama kita dan Allah SWT karna bisa buat kita gila dadakan."
102.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Menanggapi pertanyaan Senja, Umi Zahra mengangguk kecil sambil tersenyum. "Yang dibilang Senja itu benar. Memang ghibah itu dilarang, karena ghibah merupakan perbuatan membicarakan keburukan atau aib orang lain, meskipun yang dibicarakan sesuai dengan kenyataan. Ghibah tetaplah suatu perbuatan yang zalim ..." "Tapi Umi, Mpok kan membicarakan tentang kebaikan Pak Kapolsek bukan keburukannya. Jadi gak dosa dong. Iya kan, Umi?"
102.6K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Ucap Qing Chen "Aku hangan ingin memberitahukan kepada orang-orang itu, bahwa tidak masalah jika kamu memiliki uang banyak, tetapi tidak baik jika kamu menindas dan meremehkan orang-orang.. Semua orang terlahir didunia ini dan harus saling menghormati dengan sesama. Jangan pernah meremehkan mereka yang miskin..!" Ucap Qing Chen dengan kalimat yang bijaksana.
7.7K viewsOngoingAdded to Library 239 Times as bincang akhlak
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status