Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bucin berujung Sengsara

Bucin berujung Sengsara

"Kadang orang selalu pengen tahu urusan yang bukan urusan mereka. Menerka seolah manusia paling tahu, berbicara tanpa dicerna akal sehat, berucap lantang selalu mencari pembenaran." Awalnya Batara benar-benar tidak paham dengan apa yang di ucapkan Syaila. Namun setelah ia melewati beberapa orang yang sedang di sana. Ia langsung tahu. Orang-orang berbisik sembari menatap Syaila dan Batara penuh kebencian. Bahkan pria itu mendengar bisikan mereka yang sangat tidak patut diucapkan.
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 611 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Jodoh Wasiat Kakek

Jodoh Wasiat Kakek

Masak iya nyarinya asal-asalan, ugal-ugalan gak jelas yang penting mau aja sama kita, sementara minus akhlak, miskin wawasan, dan meresahkan aja bisanya. Laki-laki kudu punya wibawa, Kang. Apapun profesi kita, berapa pun penghasilan kita, kita adalah calon kepala keluarga yang punya kewajiban membimbing keluarga agar selamat dunia akhirat, agar bisa berkumpul kembali di syurgaNya." Anjas bertutur dengan tenang dan mantap penuh keyakinan, sementara Kang Dudung mangut-mangut serius sambil memperhatikan jalan.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as bincang akhlak
Read
+Library
MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

Dia melihat bahwa Alexander adalah orangnya : Tenang, sabar, bijak, dan terpuji. Namun, Alexander memecah lamunan itu. “Aku pernah membaca sebuah quotes dari seorang cerdas cendikia. Katanya : Atur cara bicara mu kalau kau mau mengatur hidup mu.” Zalinska senyum saat mendengarnya sebelum dia merespons. “Ya, benar. Sebagian orang di luar sana mungkin bisa bilang kalau bicara itu gampang. Tapi tidaklah demikian. Bicara itu sulit. Maksudnya membicarakan perkara baik dengan bahasa yang mudah dimengerti. Kalau bicara asal-asalan, ya mungkin semua orang bisa, tapi, untuk bicara yang terstruktur dan rapi, tidak semua orang bisa melakukannya.”
8.528.2K viewsOngoingAdded to Library 957 Times as bincang akhlak
Read
+Library
CEO Tampan Mencari Istri Salihah

CEO Tampan Mencari Istri Salihah

“Sekali lagi, kami benar-benar meminta maaf. Kami malu... sangat malu. Putra yang kami banggakan, yang kami sekolahkan tinggi-tinggi, ternyata tidak menjadikan ilmunya sebagai cahaya untuk berjalan di jalan yang benar. Ilmu... tanpa akhlak, hanya akan menjadi senjata yang membinasakan dirinya sendiri.” Suasana hening. Tak ada yang menimpali. Lalu, dengan tenang dan nada tulus, Akash membuka suara. “Pak, Bu,” katanya perlahan, “sebagai sesama manusia, dan terlebih sebagai sesama Muslim, saya memaafkan perbuatan putra kalian. Sungguh, saya ikhlas.” Orang tua Atthallah langsung menatapnya, seolah tidak percaya.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as bincang akhlak
Read
+Library
The Larches (Pecundang Hati)

The Larches (Pecundang Hati)

Satu tangannya menepuk punggung Raki yang duduk di sampingnya. "Orang minum kalo kagak kobam ya gimana, Mas," heran Raki sekaligus jengkel. "Ini gue lagi minum, tapi kagak mabok." Bimbim mengangkat botol kecil air mineral yang baru saja ia minum, kemudian terkekeh geli. "Beda minuman, Bambang. Yang gue maksud itu minuman beralkohol yang dilarang oleh agama kita dan Allah SWT karna bisa buat kita gila dadakan."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Menanggapi pertanyaan Senja, Umi Zahra mengangguk kecil sambil tersenyum. "Yang dibilang Senja itu benar. Memang ghibah itu dilarang, karena ghibah merupakan perbuatan membicarakan keburukan atau aib orang lain, meskipun yang dibicarakan sesuai dengan kenyataan. Ghibah tetaplah suatu perbuatan yang zalim ..." "Tapi Umi, Mpok kan membicarakan tentang kebaikan Pak Kapolsek bukan keburukannya. Jadi gak dosa dong. Iya kan, Umi?"
102.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Ucap Qing Chen "Aku hangan ingin memberitahukan kepada orang-orang itu, bahwa tidak masalah jika kamu memiliki uang banyak, tetapi tidak baik jika kamu menindas dan meremehkan orang-orang.. Semua orang terlahir didunia ini dan harus saling menghormati dengan sesama. Jangan pernah meremehkan mereka yang miskin..!" Ucap Qing Chen dengan kalimat yang bijaksana.
7.8K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Simpan Pinjam Istri

Simpan Pinjam Istri

“Campuran macam- macam. Semoga kelakuanmu tidak macam- macam.” “Iya, Pak.” Dalam hati Ken menggerutu. Siapa yang macam – macam? Ternyata benar kata orang bijak. Akhlak seseorang tidak ditentukan oleh tingginya pendidikan dan jabatan, tidak pula oleh luasnya pengalaman dalam bidang yang digeluti. “Selain bisnis, apa kegiatan kau?” Nah, ini mudah. “Saya olahraga dan melakukan hobi, Pak.”
1017.6K viewsOngoingAdded to Library 544 Times as bincang akhlak
Read
+Library
TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

Akuharus kuat karena kini ada titipan baru dalam rahimku. “Jangan sedih kalau mereka menghina kita. Anggap aja itupelajaran agar Tia jangan bersikap seperti mereka karena itu contoh yang tidakbaik. Jika kita meninggal, baik buruk sifat akan dikenang orang. Jika kitameninggal degan sikap buruk, sudah mati pun pasti diucapkan keburukan itu. Dansebaliknya. Biar kita miskin harta tapi jangan miskin akhlak. Biar lebih muliadi mata Allah.” “Ya, Ma. Di sekolah juga diajari itu. Di sini sekolahnyalebih banyak ilmu agama ketimbang di kota.”
10113.5K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as bincang akhlak
Read
+Library
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

Kedua, tanpa tedeng aling-aling lebih-lebih salam. “Kamu mau, ya?” Ya Gusti. Boleh nggak Pulung pingsan dengan gaya apik di tempatnya sini. Maha sungguh ingin Pulung umpati. Makin tua bukannya makin berakhlak malah akhlakless.” Sialan!
1.518.8K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as bincang akhlak
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status