Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Elegi

Elegi

"Hei, Binar! Kenapa kau tidak pernah tersenyum?" "Kau pikir itu perlu?" "Tentu sa-" "Aku bukan manusia." Aksa urung melanjutkan ucapannya. Benar juga, Binar bukan manusia, dia adalah seorang Dewi, jadi tersenyum atau tidak rasanya itu tidak penting. "Hei!"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

aku justru lebih tertarik apa yang dibicarakan Bang Parlin dengan pria bersorban tersebut. Bang Parlin lalu bercerita, mereka membahas banyak hal, mulai dari politik, sosial sampai urusan rumah tangga. "Satu perkataannya yang paling kuingat, manusia sekarang sering menyalahkan setan, padahal manusia lebih setan dari setan itu sendiri, lagi emosi dibilang kesetanan, ada yang berzina dibilang tergoda setan, padahal itu bukan perbuatan setan, melainkan pikiran manusia itu sendiri,' kata Bang Parlin.
1080.2K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as bincang akhlak
Read
+Library
CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

CINTA SANG KUPU-KUPU MALAM

"Puspa, maafkan aku! Aku belum bisa memberikanmu nafkah batin hari ini." Ucapan itu membuat tubuhku terasa lemas, apa salahku Gus? Ingin sekali aku menangis di pelukan dada bidang Gus Al. Tapi rasanya begitu memalukan jika aku harus menangisi hal seperti itu. Aku memilih diam tidak bergeming, kubiarkan Gus Al menceritakan apa yang ingin ia sampaikan padaku terlebih dulu. Karena itu juga termasuk adab yang Rasulullah ajarkan. Jangan berbicara sebelum orang lain selesai berbicara.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 500 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

ditulis menggunakan present continuous tense, yang menyatakan kegiatan yang berlangsung secara terus menerus. Apa artinya “berbuat kebenaran”? Artinya adalah melakukan apa yang benar di hadapan Allah. Standar kebenaran Allah seringkali sulit diterima akal manusia. Apakah standar itu menyinggung perasaan kita atau tidak, tergantung pada apakah kita melakukan kebenaran atau tidak. Ketika Stefanus berdiri dan membicarakan firman Allah dalam kebenaran, para pendengarnya menutup telinga mereka dan berteriak–teriak (Kis 7:57), dan akhirnya merajam dia sampai mati, karena hidupnya benar dan hidup mereka tidak.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as bincang akhlak
Read
+Library
PESONA ISTRI RAHASIA CEO

PESONA ISTRI RAHASIA CEO

Semuanya berkaitan satu sama lain. Faysa merasa bersalah, dia telah salah duga dan parahnya menuduh Yara dengan brutal. Dia malu. "Fay, hijab dan sikap itu beda jauh. Hijab itu aturan Allah sedangkan sikap murni dari watak manusia yang terbentuk oleh didikan, lingkungan dan sebagainya ... jangan dicampur baurkan," pungkas Yara. Sama halnya dengan adab dan akhlak. Adab itu karena terikat aturan norma sedangkan akhlak adalah cerminan hati atas proses ketika mempelajari ilmu, tulus, sukarela.
9.852.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as bincang akhlak
Show Reviews (27)
Read
+Library
QIEV
Hai ... Syukron Katsir untuk semua yang sudah support Yara dan Pak Andaru, ya. Semoga kalian sehat selalu dan dilimpahi kelancaran rezeki, aamiin. Jangan lupa, mampir juga di judul lainnya. Yubarikallahu alaik.
Mawar_Melati
terima kasih buat Author yg telah memberikan kisah inspirasi pasangan Andaruu_Yara.. mengangkat Kisah rumah tangga yg sangat kental dgn kajian spiritualnya banyak pembelajaran yg bs d petik dr cerita ini.. sangat rekomended utk d baca... ......
Read All Reviews
The Ugly Duckling

The Ugly Duckling

Bisa kabur nanti mbak cantik ini. "Tapi kan Tuhan juga menciptakan akal, pikiran, dan perasaan juga untuk kaum laki-laki. Jadi bila akal dan perasaannya dipakai, pasti akhlak dan moralnya juga bisa dijaga kan, Kak?" Bintang juga tidak mau kalah dalam memberikan pendapatnya. Tian akhirnya mengalah saja. Namanya juga wanita, jadi sudah pasti mereka tidak akan pernah salah. Titik.
9.750.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bincang akhlak
Read
+Library
Binar Kalbu

Binar Kalbu

“Lebih tepatnya, gue pengin jadi lebih baik, Bi. Gue bingung harus mulai dari mana. Gue takut karena sebenarnya sudah nyaman begini.” “Lu akan berubah nanti, seiring berjalannya waktu. Jangan memaksakan kalau belum siap, gue bakal tunggu lu berubah, Rine.” Abbian menggenggam kedua tangan milik Rine untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak akan ingkar janji. Hati cewek itu cukup lega mendengar penuturan kekasih hatinya yang baru terjalin dua bulan. Rine tidak tahu apa yang akan dihadapinya hari besok, tetapi keinginannya untuk berubah kenapa tidak kunjung siap juga. Saat dia mencoba memakai jilbab di kamar, dia tidak akan berani keluar. Saat dia ingin membaca kitab suci, bibir tebalnya yang tidak
2.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as bincang akhlak
Read
+Library
PRIA BISU ITU SUAMIKU

PRIA BISU ITU SUAMIKU

“Dia bisu, Bi!” Bianca terkejut mendengar jawaban Axela, “Bisu? Tidak bisa bicara?” tanyanya memastikan. Axela menganggukkan kepala pelan, “Ya, dia bisu. Tidak bisa bicara. Dia cacat. Kenapa Kakek ingin aku menikahinya? Apa istimewanya dia?” Wajahnya menunjukkan keputusan yang mendalam. Bianca terdiam, tidak tahu harus menjawab apa. Dia mengusap lengan Axela dengan lembut, mencoba menghibur sahabatnya. “Kau harus menanyakan hal itu langsung pada kakek,"
1.1K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

Mendadak Dinikahi Direktur Syar'i

goda Bu Mahya santai. Nilna tersipu malu. “Iya, Bu,” jawabnya ... menunduk. Melihat itu, Pak Ahkam juga gemas dan mulai angkat bicara. “Kalian ini sudah halal. Jadi ... jangan membuat jarak yang tidak perlu,” timpalnya sambil terkekeh. “Iya ... Pak, Bu. Kami sama-sama belajar.” Bagas tersenyum tipis. Ia menghabiskan nasi yang tersisa di piring, lalu meminum beberapa teguk air.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as bincang akhlak
Read
+Library
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

"Anda siapa? Maaf saat ini saya sedang berbicara dengan rekan seprofesi saya. Kebetulan juga ia merangkap sebagai bawahan saya di Perguruan Bina Bangsa. Saya sedang membahas tentang etika profesi sebagai seorang guru. Bila Anda tidak ada kepentingan dan kontribusi di sini, tolong jangan mengintervensi." Sabda menaikan sedikit sudut bibirnya dengan ekspresi mengejek. Axel membalas dengan sebuah senyuman bosan yang berkesan malas. Tetapi gesturenya tampak siap berkonfrontasi bila dalam keadaan darurat. "Elahhhh... emang kode etik apaan sih yang udah dilanggar Senja di sini, Sab?Lo kaku amat sih sama peraturan? Guru juga manusia kali Sab. Butuh resfreshing juga!"
1057.1K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as bincang akhlak
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status