Bara Dendam Sang Prabu Boko
tanya Sancaka, nadanya mendadak berubah, penuh kehati-hatian, sebuah cermin atas kegawatan topik ini.
Balaputeradewa menarik napas dalam, memantapkan tekad. "Wiku Sasodara, dengan segala hormat kepadanya, sedang bermain api dengan Sayembara Bhumi Sambhara Budura itu." Nada suaranya penuh ketidakpercayaan yang membara terhadap pemimpin wiku agung itu. "Ia ingin memanfaatkan Dyah Pramodawadhani, Putri Sri Samarattungga dan keponakanku, untuk menyatukan kembali Wangsa Sanjaya dan Syailendra tanpa perang, tanpa pertumpahan darah yang dapat membahayakan rakyat."
Hot Chapters