Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Sik! Sik! Tunggu sebentar. Kamu lagi naksir seseorang, dia itu bininya orang lain dan dia lagi hamil?” “B-betul, Mbok. Kenapa aku gitu soalnya...” “Sik! Sik! Tunggu. Mbok belum selesai omong.” “O maaf.” “Pertama, jauhi niat busukmu. Kamu harus tobat karena tega-teganya niat mau ngambil isteri orang. Dasar pebinor.” “Ha? Pebinor?” “Iya, perebut bini orang! Dan kedua, ini jasa dukun beranak. Bukan dukun klenik!”
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
Penguasa Dewa Naga

Penguasa Dewa Naga

Kota Bhinneka Kota yang belum lama terbentuk itu terlihat begitu ramai dengan para pengunjung dan pasukan Orangutan yang tersebar di atas ranting-ranting pohon raksasa. Mereka mengamati aktivitas di bawahnya yang sangat ramai. Kubah kubah pelindung dengan portal untuk keluar masuk pengunjung, sedangkan di dalamnya ada yang berlatih. Ada yang berlatih mengendalikan magma di atas kawah bersama Salamander, ada juga yang menyerap racun bersama Kai, ular king kobra raksasa.
1053.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Bibirnya yang berwarna ungu manyun, tampak sekali kemarahanya. Mungkin yang dimaksut juragan itu, istrinya, pikir Maziyah kecut. Takut menyebabkan pertengkaran. “Ini, bocah ini alasanku telat!” “Sopo, iku?” “Bocah, di guak ng selokan, bar di piloro! Mesakno!” [1] “Pitoyo, sang malaikat!” suara orang-orang bersahutan. Di iringin derai tawa mereka yang ada di situ.
102.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
Saudara Rasa Orang Lain

Saudara Rasa Orang Lain

Kini Bang Majid malah bertanya pada si lelaki tersebut, dan si lelaki itu tampak seperti orang bingung. "Ini maksudnya apaan sih? Aku nggak ngerti! Mereka ini siapa? Yang mau menikah siapa? Coba jelasin sama aku?" Berondong lelaki itu pada Intan dengan banyak pertanyaan, Intan juga terlihat bingung untuk menjelaskannya.
7.710.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
Bintangku

Bintangku

Seorang wanita muda, yang sekiranya berumur 24 tahun mencelingukkan kepalanya ke dalam kamar keponakan kecilnya. "Key!" panggil wanita itu, membuat kedua manik mata Kyla menatap wajahnya dengan mata yang berbinar-binar. Sebelum melihat wajah manisnya, Kyla bahkan sudah mengetahui siapa wanita itu. Tentu saja itu Bibinya. Bibi Rini. Wanita muda berusia 24 tahun yang selalu sibuk dengan pekerjaannya sampai-sampai lupa jika dirinya akan menikah 3 bulan ke depan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
Satu Bintang (Bahasa Malaysia)

Satu Bintang (Bahasa Malaysia)

tanya Jin Young lagi. "Aku disini tidak pernah memakan seorang manusia melainkan manusia itu merosakkan makanan aku, memburu sahabat-sahabat aku... Aku ini speisis haiwan yang baik-baik." jawab haiwan itu lagi. "Kau kenal Puteri yang tinggal di istana itu?" tanya Jin Young lagi. "Hey Jin, kau tanyalah mana pintu keluar dari negeri ini... Apa yang kau tunggu lagi?" bisik CNU kepada Jin Young.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
30 Hari Menjadi Pacar Kontrak Presdir Dingin

30 Hari Menjadi Pacar Kontrak Presdir Dingin

"Tak apa, saya juga baru sampai." Keduanya menghentikan ucapannya, mereka asyik dengan ponselnya sambil menunggu pesanan datang. Binar menggelengkan kepala, "Astaga! Ada orang di depan mata, tapi yang dilihat malah hp nya. Cocok sih, tapi kalau mereka jodoh pasti garing!" oceh Binar sambil terkekeh. "Oh, iya, ada yang mau saya bicarakan!" ujar wanita itu sambil merapikan kembali posisi duduknya.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
Pelakor Itu Sahabatku

Pelakor Itu Sahabatku

"Iya, om janji, Bina. Kita akan kembali kesini jika Bina libur sekolah." Senyuman merekah menghiasi bibir bocah cantik itu. Ia memeluk Riki dan mengucapkan terimakasih pada omnya itu. Setelah itu Bina berganti memeluk Senja sangat lama sebagai stok selama seminggu ke depan. Tak lupa Bina juga memeluk Vivi dan mengucapkan terima kasih karena sudah mau bermain dengannya seharian ini. Tentu Vivi sangat terharu mendengarnya. Seumur-umur baru kali ini ada orang yang bahagia ketika bersamanya. Karena selama ini ia hidup sendiri tanpa orang yang terkasih.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai bini orang
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ms Iced Coffee
Judulnya bikin kuteringat sama cerita pribadiku sendiri. bedanya di cerita ini perebut laki orang, sedangkan di aku perebut kekasih orang hahaha. Btw, novel sebagus ini gabisa diskip. rugi bets kalo diskip. fighting thor!
Queen
Kasihan banget sama senja. Mendingan sama langit aja senja dari pada balikan sama mantan. Mantan tu cocoknya emang dibuang. Memang nggak mudah dapet restu orang tua kevin, tapi kamu harus bisa menunjukkan sama mereka kalau kamu itu layak bersanding sama anaknya.
Baca Semua Ulasan
Maaf, Aku Bukan Orang Kaya

Maaf, Aku Bukan Orang Kaya

Rasanya sangat sulit melakukan semua nasihat yang diberikan Ibu perihal kehamilan ini, karena aku merasa ada perubahan hormon yang membuatku mual dan sensitif alias mudah baper. Semua bakwan sudah matang, tinggal tahu isi dan tempe mendoan yang menunggu selesai proses penggorengan. Aku membungkus lima belas bakwan pesanan Mbak Sri dan Ibu yang mengantarkannya. Dari arah gang, terlihat beberapa orang menuju kemari. Mereka adalah pelanggan Ibu yang biasa membeli gorengan dan lontong isi untuk sarapan. Kemarin, aku memasang kertas berisi pemberitahuan kedai berpindah ke teras rumah, jadi pasti mereka menyusul kemari setelah membaca pemberitahuan itu.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

"Medina?" Mata Medina yang berbinar menatap bayi-bayi di ruang NICU tadi pun akhirnya masih berbinar kala mendengar seseorang memanggilnya. Sosok pria tinggi dan kulit sawo matang tertangkap penglihatannya Medina, disertai senyuman di bibirnya, tentu saja tidak bisa Medina elakkan dia harus membalas senyuman itu. "Ini yang pertama, kan? Saya yakin kamu bisa menjalaninya," katanya.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai bini orang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status