Bintang untuk Angkasa
Suaranya bergetar, ia ingin menangis lagi.
Bisma mengangguk, "Tadi pas lo pergi, dan suster-suster itu mau nyabut alat itu dari tubuh Bintang, tiba-tiba Papa ngeliat jari telunjuk Bintang bergerak. Emang pelan banget, tapi Papa Danu bisa ngeliat. Papa Danu teriak manggil Dokter Herman, terus Bintang dipasangi alat pemacu detak jantung. Dan sebuah keajaiban, jantung Bintang ngerespon walaupun cuma dikit. Tapi dia masih hidup, Sa. Dia masih hidup."
Hot Chapters