Ketika Kepala Preman Mencintai Ustadzah
Rasa ingin tahunya, kenapa Zhalika memilih Sadewa.
"Memang di mimpi yang pertama, saya melihat Mas Bisma berpakaian Koko dan peci serba putih, dengan membawa seperangkat alat salat di kedua tangannya berjalan perlahan menghampiri saya, tetapi ternyata tidak berhenti di saya, ada seorang gadis lagi yang berdiri di belakang saya, justru kepada dialah Mas Bisma memberikan apa yang dibawanya. Cantik sekali gadis itu." Zhalika terdiam sebentar, mengembuskan napas perlahan.
"Di hari kedua dan ketiga, mimpinya pun masih sama seperti itu. Mas Bisma mengantarkan sesuatu seperti seserahan untuk gadis yang sama, hanya di hari ketiga, ada sesuatu yang berbeda di akhir mimpi saya."