Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SILARIANG

SILARIANG

Tangis ibu Hasnah pecah di pekarangan rumah, sementara beberapa tetangga yang turut menghadiri pernikahan itu hanya sanggup menyaksikan adegan itu. Tenri masih tergugu dalam tangisnya menyaksikan perempuan yang paling disayanginya telah pergi sembari menangis karenanya. Tyo meraih bahu Tenri dan membantunya berdiri dan membimbingnya masuk ke kamarnya. Sementara pak Andi Baso mempersilahkan para undangan menikmati sajian coto Makassar dengan ketupat yang dimasak sendiri oleh ibu Kirana, sang nyonya rumah.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai bisma wayang
Baca
+Pustaka
Keris Bunga Bangkai

Keris Bunga Bangkai

jelas Yodha. “Anak panahku sudah habis,” balas Yasa. “Mereka pasti punya persediaan anak panah,” papar Yodha. Di dekat rumpun bambu itu mereka berpisah dari Bima. Yasa dan tiga orang lainnya meneruskan perjalanan malam itu juga ke arah utara. Sementara itu, Bima kembali ke lereng gunung Jompang untuk menemui teman yang lainnya.
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai bisma wayang
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Rytíř
Pembaca budiman, kali aja ada yang tertarik dengan cerita urban/realistis tema keluarga dan juga bisnis, boleh kunjungi juga buku berjudul "Pembalasan Mantu Kampungan", juga terbit ekslusif di platform ini.
Flashblue Iori
Untuk pembaca yang sempat saya janjikan lanjutan buku kedua, secara pribadi saya benar-benar mohon maaf karena saat ini masih dalam proses review. Namun jika berkenan, ada buku lain tema Lit-RPG fantasy yg sudah publish, "The Loser No 1 : Trapped Inside Alorexa" Mohon berkenan untuk mampir.
Baca Semua Ulasan
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

"Mama ketemu Siska di mana?" "Gak ketemu. Cuma mama keingetan aja." Tara menarik napas lega. Jangan sampai mamanya bertemu dengan Siska. Dia tak ingin pernikahan mereka terbongkar. "Oh, jadi ya itu, Ma. Ada teman SMA aku. Dia anak pengusaha dan mau pinjemin uang. "Pakai jaminan?" Tara menggeleng. "Sertifikat kita aman. Ada di tas aku. Nanti aku kembaliin sama Mama."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai bisma wayang
Baca
+Pustaka
JIWA-JIWA YANG MALANG

JIWA-JIWA YANG MALANG

Lagi pula dengan melihatnya baik-baik saja itu pun sudah cukup, lantas yang pada akhirnya pereman itu pun pergi dan tak pernah sekalipun lagi sudi untuk masuk dalam penghidupannya kembali. “Dari beberapa hasil keuntungan berjualan si Amin beserta hasil seluruh uang pemalakan, hari ini kita sudah mampu menyewa satu kendaraan untuk besok kalian pulang.” Dengan lantang Bambang mengusulkan, seraya langsung menerima sebuah anggukan dari ketiga temannya, yang mana anggukan itu pula mengisyaratkan iya atau setuju tanpa harus berkomentar ini itu.
9.53.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai bisma wayang
Baca
+Pustaka
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Oh… aku tahu. “Aku teh gak bisa akting Mas, aku mah cuma bisanya nari Jaipong! Ini kok tiba-tiba mau dibimbing orang yang kayaknya idealis,” dari nada bicara Camelia itu aku mulai tahu kalau ia bukan orang Jawa. Aku mengerti kenapa akhirnya Kurnia memilih untuk berbicara dengan bahasa Indonesia secara lengkap.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai bisma wayang
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

“Jangan terlalu dekat dengan Candra di luar pekerjaan, aku nggak suka!” Bisma melangkah pergi meninggalkan halaman rumah minimalis itu, masuk ke dalam mobilnya dan kembali ke jalanan. Dia bahagia Hayu mau menuruti permintaannya. Ponselnya berdering, Maminya menelepon dia lagi. Memasang Wireless earbuds. “Halo, Mi. Bisma lagi di jalan. Sebentar lagi sampai di rumah.” Maminya berdecak kesal, “Kenapa kamu tidak mengantarkan Jelita pulang ke rumah! Sudah berani kamu melanggar perintah Mami, apa ini karena perempuan itu!”
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai bisma wayang
Baca
+Pustaka
Gerimis Bulan Desember

Gerimis Bulan Desember

gumamnya puas. --- Jam sudah menunjukkan pukul 22.00. Suasana pelataran luas rumah Bridgia belum juga sepi. Selain semarak dengan karangan bunga bertuliskan “Happy Wedding Bridgia Gantari dan Lettu (Inf) Btara Wisnu Adikara”, halaman juga ramai dengan acara pertunjukan wayang kulit semalam suntuk.
9.8102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai bisma wayang
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Ruby♡
Plotnya bagus banget thorrr, makin penasaran dengan kelanjutan ceritanya ♡♡♡ Guys jangan lupa mampir di ceritaku berjudul "Hello Ms.Joa!" Genre: Romance, Manipulatif, Mafia, Crime, Mystery. Semoga terhibur ya~~~...
Evi Fadliah
Sumpah Thor karyamu yang ini luar biasa keren pake banged, ilmu barunya dapet, harunya dapet, kocaknya dapet, pelajarannya juga dapet. Penulisan dan kosa kata yang digunakan bener2 bagus.. Thumbs up buat kamu thor.. One of the best novel yang aku baca di aplikasi ini.
Baca Semua Ulasan
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Hanya ini satu-satunya cara agar bisa menjauhkan si Mamang bakso tanpa harus mengusirnya secara langsung. “Bapak serius?” tanya Mamang bakso itu tak percaya. “Iya, totalnya berapa, Mang? Kalau bisa secepatnya diberikan.” Bima mengeluarkan dompet dari kantong celananya. Tak perlu waktu lama, setelah menghitung dan melakukan transaksinya Mamang bakso itu segera melaksanakan yang sebelumnya diperintahkan Bima. Bima sendiri kembali melangkah masuk, begitu melewati kamar Tiara yang masih terbuka, tampak wanita itu kembali memuntahkan isi perutnya pada ember di samping ranjang.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai bisma wayang
Baca
+Pustaka
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM 23 Abah Somad memejamkan mata dengan mulut komat-kamit membaca doa, tak lama kemudian keadaan menjadi tenang. "Kekuatan mereka cukup kuat, satu dari mereka melakukan pesugihan dan...." "Dan apa, Bah?" "Dan penglaris yang dia pakai hanya sebagian kecil dari persekutuannya dengan setan, yang lebih parahnya, pesugihan yang dilakukannya, wanita itu sudah mengorbankan banyak nyawa untuk dijadikan tumbal."
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai bisma wayang
Baca
+Pustaka
Dewa Immortal Naga Emas

Dewa Immortal Naga Emas

“Aku adalah Baiyan, Pemimpin Klan Iblis Bayangan! Aku datang untuk menuntut apa yang telah menjadi milik kami!” Savitri memandang Baiyan dengan dingin. “Klanmu telah lama kehilangan hak atas apa pun di dunia ini. Pergilah, atau hadapi kehancuranmu!" Baiyan tertawa terbahak-bahak, suaranya memekakkan telinga. “Kami tidak datang untuk bernegosiasi, Ratu Naga! Aku datang untuk membangkitkan ‘Bayangan Abadi’ dan menenggelamkan kerajaaanmu ke dalam kegelapan selamanya!”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai bisma wayang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status