Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bangkitnya Pendekar Terbuang

Bangkitnya Pendekar Terbuang

Wira pun menggeleng. Bima juga menggeleng. “Itulah masalahnya,” Kemudian Bima mengeluarkan sebuah benda, sebuah anak panah hitam. “Tidak ada luka pedang, hanya ini!” Jaya langsung mengambil anak panah itu, ada lambang kecil di ujungnya. Yaitu seekor burung gagak. Arya langsung mengenalinya. “Gagak Hitam!” Wira menatapnya. “Apa kamu tahu?”
10553 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as black arrow
Read
+Library
ARSHAKA

ARSHAKA

Gumam Mila pelan dengan wajah mengernyit. Bugh! Arshaka menonjok tepat di bibir hingga lawannya terjatuh terlentang di lapangan. "Hah... Hah..." Arshaka menarik nafas pelan, menelan salivanya dengan rahang yang mengeras. Ia berjalan mendekat ke Dimas, orang yang mencari ribut ke dirinya siang ini. "Lo!" Arshaka berjongkok dengan gaya coolnya dan menampar pelan wajah Dimas, masih dengan wajahnya yang datar tanpa ekspresi padahal wajahnya sudah babak belur gak karuan.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as black arrow
Read
+Library
B A R C O D E

B A R C O D E

Sebisa mungkin dia membuat dua orang di hadapannya kembali ke jalan lurus. Arc berdeham tanda meredamkan amarah dan kembali menjadi pemerintah yang tegas. "Saya setuju dengan Maddie. Sekarang, dengarkan saya baik-baik. Delano Storm adalah penyihir jahat yang selalu berusaha membuat Life Stone terkena ilmu hitam. Jika semakin banyak Anhänger yang bergabung, maka akan semakin banyak pelindung yang rela menyelamatkan Bumi serta warga Medborgare. Saya berharap padamu, Emily. Jika bertemu lagi dengannya, bawakan dia pada saya, atau saya akan menyuruh anak buah untuk menangkapnya."
1.9K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as black arrow
Read
+Library
Dark White

Dark White

Sebuah kotak kado menggelinding keluar dari tempat sampah tersebut bersamaan dengan sampah-sampah lain. Allen meraih kotak kado tersebut dan dikejutkan dengan apa yang ada di dalamnya. Matanya melebar, merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini. Sebuah boneka beruang yang sudah dipotong-potong menjadi beberapa bagian dan diberi noda kemerahan. Itu jelas bukanlah kado yang menyenangkan. “Pyar!!” Suara gelas pecah membuat pria itu langsung menoleh ke arah Bella.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as black arrow
Read
+Library
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sorot matanya bergerak perlahan, menyapu pepohonan lebat di sekeliling seperti alat pindai tanpa cela. Angin basah berembus di sela dedaunan. Suara serangga, burung malam, serta gesekan ranting naik turun membentuk irama liar khas hutan. Semuanya tampak normal. Namun garis di antara alis Arka justru mengeras tipis. “Garuda Hitam,” ucapnya tanpa menoleh, suara rendah namun tegas. “Berikan senapan itu.”
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 666 Times as black arrow
Read
+Library
ARJUNA

ARJUNA

Biasa, Mas Abim tuh sibuk banget. Bosan dalam keheningan Arjuna memutuskan naik ke kamar dan berniat terlelap. Namun sebuah pesan membuat Arjuna mengerjap. Sebuah pesan dari Lia. Dia mengirim sebuah lokasi familiar bagi Arjuna. Kemudian sebuah foto tangan seseorang yang berdarah. Tidak jelas itu tangan milik siapa, namun dari ukuran jelas itu tangan perempuan. Yang Arjuna lakukan setelahnya hanya meraih hoodie hitam dan keluar setalah mengambil kontak motor maticnya. Tanpa pamit, setelah meneruskan pesan pada Saka dan Ecan, Arjuna langsung meluncur.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as black arrow
Read
+Library
Aksara

Aksara

Desis Aksara begitu memancarkan aura amarahnya yang bisa meledak kapan saja. "Boleh, asal gue main sama dia dulu" BRUGH! BUGH! "Jaga omongan lo, bajingan!"
103.5K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as black arrow
Read
+Library
Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

“Rain element arrow! Wusssttt!” Anak panah milik Murka yang awalnya putih, tiba-tiba berwarna pelangi saat dia lepaskan. Kemudian panah itu jadi berlipat ganda dengan sangat cepat dan melesat pada setiap pasukan musuh. Panah tersebut juga masih melesat ssat sudah mengenai targetnya dan membuatnya terdorong hingga kebarisan kedua pasukan musuh.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as black arrow
Read
+Library
Tujuh Dosa Besar

Tujuh Dosa Besar

“Falcon Arventus!” seru Angel, yang kemudian melepaskan anak panahnya. Seketika anak panah itu melesat dengan cepat, lalu berubah menjadi seekor elang. Tak ingin kalah, dari sisi lain terlihat percikan api. “Fire Hawk!” seru Arya yang langsung dari ujung pedangnya keluar tiga ekor burung dan segera menuju ke arah Bison.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as black arrow
Read
+Library
Black Shadow

Black Shadow

Mobil hitam yang tengah mereka buntuti semakin kencang melaju, melewati persimpangan lampu merah. Dan El dengan santai berhasil menembus lampu hijau sebelum lampu itu berubah menjadi merah. Gadis cantik berumur 17 tahun itu memang ligat membawa mobilnya. "Lihat, lampu merah aja berhasil gue terobos kan," ucapnya sombong. Yuna menaikkan sudut bibirnya mendengar kesombongan sang sahabat. "Walau lo ahli di bidang mobil, ingat lo nggak pernah bisa kalahkan keahlian aku menghilangkan nyawa mangsa kita," skak Yuna terkekeh.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as black arrow
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status