Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fake A Badboy

Fake A Badboy

Namun, Gerall tetap memaksakan diri mengkonsumsinya. Seorang badboy selalu identik dengan rokok bukan? "Woy! Bagi air," ujarnya lantang. Gerall dengan santai merebut botol air mineral dari seorang siswi. Meneguknya dengan rakus kemudian mengembalikan botol bekas tersebut pada sang pemilik. "Jangan dibuang! Mending pake tempat minum lo, biar jadi ciuman," ujarnya sembari mengendipkan sebelah matanya genit.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
When I Was Blind

When I Was Blind

Aku tidak pernah berpikir sebelumnya, bahwa seorang pelindung itu bisa saja bermula dari kelembutan yang rapuh, bahkan hampir saja kehilangan nyawanya. Namun nyatanya, Boy adalah seorang anak lelaki yang demikian. Itu tidak bisa dilihat dari seberapa menyebalkannya dia. Dari caranya yang cuek terhadap siswi perempuan satu sekolah, sampai seringnya dia menggetok kepalaku dengan kuat, juga dari sebuah tatoo di lengannya yang sekilas kulihat saat dia mengenakan kaus olahraga, menurutku Boy hanya seorang anak nakal dan tidak tahu aturan. Itu saja.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
My Boyfriend

My Boyfriend

Keberadaan mereka sudah di depan mata pintu masuk, terdapat security sedang berjaga disana. Iris dan Dion segera memasuki ruangan itu, tetapi sebelumnya mereka diperiksa dulu dengan alat yang bernama Metal Detector. Ternyata semua aman, mereka melanjutkan langkahnya. Di ruangan seluas ini, terdapat macam-macam boneka. Mulai dari yang bentuknya beruang, panda, bebek, babi, monyet dan masih banyak lagi. Bahkan ada versi mininya, terdapat juga boneka barbie terpajang rapi di dalam rak.
9.810.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
My Boyfriend

My Boyfriend

Alleta menjawab sambil menarik tangan Gibran memasuki jongko. "Mau beli apa?" "Em. Aku mau beli bando," jawab Alleta sambil mengedarkan tatapannya. Alleta terus melihat-lihat semua bando yang tergantung juga yang berjejer di meja. "Kamu nyari yang seperti apa, Hunny. Ini banyak. Apa gak ada yang cocok?" ucap Gibran sambil membolak-balik satu bando yang ia ambil. "Sini, Bunny!" Alleta menarik tangan Gibran untuk mendekat ke aksesoris yang lain.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
Cruel Boy

Cruel Boy

Namun, sangat nyaman bagi mereka. "Five Corp, mulai berkembang kah?" tanya Alinda. Azian terdiam sejenak. "Ya, perlahan berkembang." Kemudian menatap kedua anaknya yang sedang battle game online. Yaitu, Alisya dan Alex. Saat itu masih berusia 11 tahun. "Kau curang!" Alisya sambil menatap kesal Alex, yang masih santai bermain game online.
9.725.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 681 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
BOSSY

BOSSY

"I-ingat apa, Tuan?" "Yaelah, lo harus joged kalau ketemu gue!" bentak Deon. "Lo nyari mati? Pakai lupa segala." Ava meringis. Deon bertingkah sangat kekanakan di depan Ava, tetapi ia sangat menawan saat melawan lelaki kurang ajar itu. Ava bahkan sempat menatap kagum pada Deon walau penuh ketakutan, saat melihat Deon yang berhasil menendang botol minuman kaca itu.
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
(NOT) PERFECT BOYFRIEND

(NOT) PERFECT BOYFRIEND

Dinda berfikir sejenak, “Ardzan lagi suka selancar, lo tahu dimana belinya papan selancar?” “Ikut aku.” Dalvin menarik tangan Dinda. Dalvin membawa Dinda ke toko khusus alat-alat selancar, banyak banget alat yang dibutuhkan untuk selancar di tempat ini, salah satunya alat yang dicari oleh Dinda. “Aku bingung, banyak banget. Kata kamu mendingan yang mana?” tanya Dinda kelihatan bingung. Dalvin menunjuk papan seluncur yang berwarna hitam yang dibaluti warnah putih. “Gimana kalau yang ini?”
9.83.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
Ratu Indigo VS Bad Boy

Ratu Indigo VS Bad Boy

“Mending lo beliin gue bonekanya langsung, enggak usah nunggu dapat dari sini.” Raga mengangguk sambil tersenyum. “Oke. Lo mau boneka apa?” Amira tidak menduga jika Raga langsung mengiyakan. Dia jadi berpikir boneka apa yang dia inginkan. “Teddy bear … putih?” Jawab Amira ragu. “Yang besar?” Lanjut Amira kemudian. Raga mengacungkan ibu jari pertanda setuju. Dia terlihat melirik sekilas ke arah kejauhan sebelum pegawai tadi kembali pada mereka.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
My Boyfriend is a Vampire

My Boyfriend is a Vampire

Sam tak mengerti dengan pemikiran sang ayah, bagaimana bisa bangsa mereka menyukai manusia yang jelas-jelas mahluk berumur pendek dan mudah sakit serta mati. Setelah perdebatan itu. Laurent mengajak bayinya dan merawat di sebuah kastil tua di tengah hutan. Jauh dari bangsa vampir juga manusia, ia hanya berpikir untuk menjaga amanat wanita yang mencintainya. Tahun-tahun berganti, bayi yang dulu hanya memiliki berat badan tiga kilo, kini tumbuh menjadi seorang gadis kecil yang menggemaskan, lucu, dan cantik.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai boy toys
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status