Bastard Sister
Hanya pulang beberapa jam saat jam makan siang atau saat pagi sebelum ke kantor, hanya untuk melihat Zafran dan Zavier, dua jagoan kebanggaanku.
“Gagal, ya, keinginanmu buat masukin gundik baru di rumah ini?” Aku yang sudah hampir terlelap dengan posisi memunggungi Vika, lagi-lagi harus membuka mata. Tentu kupingku langsung panas. Memang lantam mulut perempuan matre ini.
“Apa maumu, Vika? Uang dariku memangnya kurang?” Aku membeliak tajam ke arahnya. Buru-buru bangkit dan ingin balik ke apartemen saja.
Hot Chapters