Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Warisan Pacar 3 Bulan

Warisan Pacar 3 Bulan

Jisoo masih menunjukkan wajah gemasnya teringat si buaya dua meter. Hanya seorang Jisoo yang bisa berpikir kalau buaya itu lucu dan menggemaskan. Tidak ada orang lain di sekelilingnya yang sependapat dengannya. Teman temannya sudah mengerti kapasitas otak Jisoo, tapi tidak dengan Monika yang masih menatap Jisoo seakan kepala anak itu bertanduk. “Kamu tidak takut dimakan?” Monika yang masih tidak habis pikir terus bertanya.
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 436 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Aku pun tak membalas perkataan ibu sehingga mula-mula aku masih memaju mundurkan kepala batangku di liang ibu namun tanpa sepengetahuan ibu aku pun memajukan sedikit hingga setengah batangku sudah memasuki liang ibu dan kurasakan liang ibu begitu nikmat. “Ahhh liang Ibu enak banget, Bu.” “Cukup Mas, keluarin lagi Mas batangnya, jangan masukin lebih dalam lagi Mas cukup mas ibu takut kita kebablasan.” Rupanya kesadaran ibu mulai kembali normal sehingga aku pun tersenyum licik dan sebagian batangku yang sudah masuk setengah kedalam liang ibu langsung kuhentakan sekuat tenaga hingga semua batangku masuk kedalam liang ibu dan ibu pun seketika menjerit sejadi-jadinya saat batangku menghantam titi
9.9209.0K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Tawanya bergema di seluruh dunia abu-abu itu. "Kenapa kau tertawa?" tanya Monotone dengan bingung. "Karena kau sangat lucu!" kata Nara di sela tawanya. "Kau pikir kau bisa mengalahkan kreativitas dengan kebosanan? Kebosanan justru adalah bahan bakar terbaik untuk berimajinasi! Saat kita bosan, itulah saat otak kita mulai menciptakan dunia yang paling liar!"
910 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
Baby Sitter Tuan Bos

Baby Sitter Tuan Bos

“Mongki—monkey!” “Pinter! Terus kalau yang ini?” “Ummm ….” Davi tampak berpikir. “Buayah, kokodail—buaya, crocodile!” “Aduh, Den Davi pinter banget. Padahal tadi Mbak Binar baru ajarin sekali, tapi udah langsung inget.” Binar mengelus-elus rambut mangkok Davi dengan lembut. Davi pun secara tidak sengaja menoleh ke arah Satya yang ternyata sedari tadi memperhatikan mereka.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
BUKAN SEKEDAR CINTA MONYET

BUKAN SEKEDAR CINTA MONYET

Brukkkk Firdaus dan Melinda jatuh, Melinda berada di bawah Firdaus, mata mereka saling bertemu. “Tidak terasa sakit ya kalau jatuh sambil menatap pacarnya,” sindir salah seorang yang melintas. Lagi-lagi mereka kena sindir orang. Firdaus langsung bangun dan membantu Melinda bangun. Perempuan itu terlihat kesakitan.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

Hujan dan basah pasti benar-benar sudah membuat akal sehatnya terganggu. “Kamu pesan apa?” “Aku pesan lemon tea saja. Dengan cookies. “ “Ah, ya. Dua cookies dan cinnamon roll.“ “Kamu sehat?” Kali ini aku benar-benar meragukan kewarasannya. Dia tidak terlalu suka cookies dan makanan manis. Dan sekarang dia memesan keduanya? “Apa sel otakmu ada yang meleleh atau tercecer karena hujan? “
105.3K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Serempak semuanya menatap Boon Me yang berjalan agak sempoyongan. “Ha-ha luchuuuuu, ada telor di dahi monyet baju kuning xi-xi-xi-xi,” ejek Boon Me sambil jalan goyang-goyang, nampak sekali dia sudah mabuk. “Haram jadah, ternyata ada pemabuk kesambit setan rupanya, ku kirim ke neraka kamu, hiattt!” kata si pemimpin yang kejedut botol ini murka tak kepalang.
9.646.1K viewsCompletedAdded to Library 967 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
Aduh, Bosku Bucin

Aduh, Bosku Bucin

“Iya, mana tahu di kamar kamu nanti ada … hantu.” “Mas Zuki ini bisa aja deh. Masa mau temani saya khawatir ada hantu, kalau kalian bertemu gimana? Hantu ketemu hantu,” sahut Bintang dan berhasil membuat raut wajah Marzuki berubah kesal karena ejekan itu. “Lagian ya mas, saya lebih takut sama buaya darat dari pada hantu.” Asoka ingin tertawa, tapi dia tahan. Paling tidak bisa membuat Marzuki terdiam. Memastikan Bintang sudah memasuki kamar, baru Asoka membuka pintu kamar miliknya.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
Iblis Suci

Iblis Suci

Lee memukuli kepala babi itu berkali-kali dan dijadikannya samsak tinju. Boom! Tubuh babi itu terpental dan menabrak pohon besar. Seketika babi itu tidak lagi bergerak. Ternyata langsung mati. "Apa itu monster babi?" tanya Lee. Lee sangat berharap kalau ia mendapatkan batu kekuatan lagi. "Apa kau tidak bisa membedakan mana monster mana binatang buas?" tanya Aying. "Tidak, hehe," jawab Lee jujur.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Melihat Boga begitu marah, aku menjawab dengan acuh tak acuh, "Aku hanya membalasmu dengan cara yang sama." Usai bicara, tanpa peduli dengan kekacauan yang terjadi di ruangan, aku berjalan keluar dengan langkah penuh percaya diri. Aku tahu, aku sudah menang dalam pertarungan ini. Setelah keributan ini, keburukan Boga terungkap di hadapan semua orang. Karena masalah keamanan yang besar, peluncuran produk tertunda dan harga saham perusahaan pun anjlok.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as brain out monkey semangat
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status