Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder
ujar Rania sambil merapikan beberapa tangkai bunga.
“Oh, jangan panggil saya ‘Bapak’ dong. Panggil saja Bram. Kalau dipanggil Bapak, saya merasa tua sekali,” katanya sambil mengangkat kedua tangan, seolah menyerah.
“Baiklah, Mas Bram,” jawab Rania sambil tersenyum. “Jadi, buket bunganya mau yang seperti apa?”
“Yang cerah, penuh warna, seperti orangnya,” kata Bram sambil tersenyum lebar, menunjuk ke arah Rania.
Capítulos Populares