Bidak Catur Sang Adik
Namun, di bagian paling atas pesan yang di pin pada halaman utama Whatsapp, aku melihat sebuah nama [Pak Oman - Tukang Listrik Apartemen].
“Jam dua belas malam ini, gunting kabel di dalam kotak sekring gedung utama, buat seolah-olah terjadi insiden mati lampu yang nggak disengaja. Uang transferan yang kemarin sudah diterima, ‘kan?”
Ponsel itu jatuh keras ke selimut.
Aku menutup mulut kuat-kuat. Air mata karena rasa ngeri dan takut yang luar biasa mengalir deras, sementara perutku terasa diaduk-aduk hingga rasanya hampir mau muntah.