Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Bodoh

Menantu Bodoh

Hingga suatu hari, aku melihat menantuku, Jose yang baru selesai mandi dan berlari keluar tanpa sehelai benang pun di tubuhnya. Tubuhnya yang kekar dan gagah membuat jantungku berdebar tak karuan. Sejak saat itu, aku mulai memikirkannya terus. Jose bisa menjadi bodoh seperti sekarang karena kecelakaan mobil dua tahun lalu, yang membuat kecerdasannya menurun drastis. Kata dokter, saat ini tingkat kecerdasannya setara dengan anak berusia lima tahun. Meskipun sudah bodoh, tapi Jose tetap tampan. Penampilannya bahkan mirip dengan seorang aktor terkenal.
98.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Bukan hanya Aluna tapi hampir semua orang tertawa termasuk diriku. Astagfirullah... Kenapa mulut ini tak bisa diajak kompromi? Badut itu bergerak ke kanan kiri. Dia tak bisa bangun karena kostum yang begitu tebal. "Ha ha ha ... Badutnya goyang ubur-ubur." Aluna kembali tertawa.
1078.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
BIDADARI YANG HILANG

BIDADARI YANG HILANG

Aku dan Mas Bram pergi untuk mencari keberadaan Alleaku yang dikabarkan jatuh ke bawah jembatan. Pikiran dan perasaanku saat ini benar-benar tidak karuan. Segala kemungkinan buruk terus terlintas. Meski Mas Bram memintaku untuk tetap berpikir positif, tetap saja tidak bisa. Alleaku mengalami kecelakaan dan jatuh ke bawah jembatan. Bagaimana aku bisa berpikir positif?
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

Tapi karna matanya yang tak bisa melihat, ia pun jatuh terpeleset kerikil kerikil kecil yang cukup licin. "Bruuukkk...!" "Aaaauuuwww!" Sasya meringis memegangi lututnya yang sepertinya terantuk batu saat jatuh. Tangan kecilnya mengusap pelan area itu, cairan hangat dan berbau amis keluar dari lukanya. "Tante...apa salah Sasya? Kenapa Tante tinggalin Sasya? Hu-hu-hu.....!" tangis pilu bocah itu terdengar begitu menyayat hati.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
Budak Hasrat

Budak Hasrat

Dia bersuara, mencekal tanganku yang masih berusaha menekan luka dengan tissue. "Tuan ini kenapa sih?" Aku malah membentaknya tak peduli dengannya yang mungkin akan marah setelah ini. "Apakah hobi anda memang menyakiti orang lain dan diri sendiri?" "Anggap saja ini perjanjian, sekali aku menyakitimu saat itu pula aku akan menyakiti diriku sendiri." Aku menoleh lagi kearahnya. * Sekembalinya kami kerumah ini, aku masih mendiamkannya walau sesekali merasa khawatir dengan luka ditangannya. Sepertinya tuan Marcell memang sudah gila.
1014.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
Poor Fatma

Poor Fatma

Setiap langkahnya tersusun dengan rapi, pun didukung dengan fasilitas yang memadai. “Sekarang giliranmu, ayo ceritakan tentangmu, yang indah-indah saja!” guraunya sambil mencomot kue berwarna cokelat kehitaman yang rasanya manis, pahit, dan legit. Tadi dia bilang namanya bronis. Ya itu, kalau aku tak salah menirukan lafalnya. Ha-ha. "Cerita apa, Mbak? Tidak ada yang menarik dalam perjalanan hidupku.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
Batal Di Madu

Batal Di Madu

kesal Clarissa dan duduk di samping Rama. “Rama sangat bahagia Ma, sekarang keluarga Subrata akan mengalami kebangkrutan. Kehormatan dan harga diri yang selalu dibanggakan mereka sekarang tidak ada. Rama akan membeli perusahaan Raga dengan harga miring. Mereka akan menjadi pengemis jalanan dan akan kembali menjadi berita hangat dalam sekejap,” sahut Rama begitu bahagia.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
What A Bad Thing

What A Bad Thing

“Mn, t-tidak. Aku sudah lama bisa mengendarai motor.” Azura berdengung, “Hm? Benarkah?” “Itu benar, hanya saja tadi ada serangga lewat di depan mataku. Itu sebabnya aku kehilangan fokus,” ungkap Naim membuat Azura mengangguk mengerti karena tidak ingin berdebat banyak, “Kalau begitu hati-hati, aku tidak ingin mati muda tahu!” “Iya, iya mengerti Nona.”
9.94.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
Bad Duda

Bad Duda

tangan besar dan menjjikkan itu ingin menyentuh ‘miliknya’? “Lepaskan aku, Biadab!” Edeline kembali berteriak sampai gendang telinga terasa pecah. Di saat yang sempurna itu pun, Edeline mengambil tindakan cepat—yaitu menggigit sekencang mungkin cuping telinga pria biadab itu, sampai-sampai Edeline ingin memutuskannya. “Argghhh! Sialan kau, Edeline! Sakit, Sialan!”
1036.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai buggy badut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status